Connect With Us

PKS Bentuk Tim Awasi Kecurangan Cagub Banten

| Minggu, 11 September 2011 | 17:47

Presiden PKS Ustad Luthfi Hasan Ishaq dan Cagub Banten Jazuli Juweini ( / )

TANGERANG-Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membentuk tim pengawas untuk memantau kecurangan yang dilakukan para calon Gubernur pada pilkada Banten 2011.
 
Menurut Presiden PKS Ustad Luthfi Hasan Ishaq, Pilkada Gubernur di Banten tidak berlangsung secara fair. Calon incumbent memanfaatkan berbagai sarana pemerintah dan uang anggaran negara  memenangkan Pilkada.
 
“Dalam Pilkada ini kita melihat para calon menggunakan berbagai cara yang tidak demokratis dan tidak sesuai undang-undang, terutama calon Incumben. Kalau hal ini dibiarkan, nanti akan diikuti di daerah-daerah lain. Sehingga kita membentuk tim pengawas untuk mengumpulkan bukti-bukti penyimpangan tersebut untuk bias dipertanggung jawabkan dijalur hukum,” ungkapnya saat acara halal bihalal dengan Kader PKS Kota dan Kabupaten Tangerang, Minggu (11/9).
 
Luthfi mengaku pihaknya sendiri sudah mengumpulkan beberapa bukti kecurangan yang dilakukan pihak lain, seperti atribut partai usungan PKS, Jazuli-ZakKi, yang terjadi di daerah calon incumbent berkuasa.
 
“PKS sudh sering mengalahkan calon incumbent, sehingga sudah hafal cara-cara mereka yang tidak sesuai dengan pola demokrasi. Kita sih bersyukur, semakin banyak spanduk kita yang dicopot, semakin banyak bukti yang kita miliki. Kita akan hentikan hal ini supaya nanti tidak dicontoh di daerah lain,” tegasnya.
 
Sementara itu, Cagub Banten no urut 3 Jazuli Juweini mengatakan, pihaknya suara diatas calon incumbent dengan strategi demokrasi secara fair. “Persentase suaranya tergantung incumbent, pokoknya diatasnya. Untuk strategi kita pakai cara yang jujur dan adil tanpa melakukan intimidasi,” katanya.
 
Ia juga menghimbau kepada para birokrasi yang kerap diperintah untuk memenangkan calon incumbent agar tidak mau diperalat. “Para birokrasi jangan mau diperalat, supaya bisa memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” tutur Jazuli.(RAZ)

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Pemkot Tangerang Minta Warga Jangan Asal Beli Hewan Kurban, Cek Dulu Stiker Resminya

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:53

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli hewan kurban dan memastikan lapak penjualan memiliki stiker resmi dari Pemkot Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill