Connect With Us

Diisukan Ada Demo, KBM di Tangerang Raya Tetap Normal 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 1 September 2025 | 08:34

Salah satu sekolah di Sangiang, Kota Tangerang, tetap melaksanakan upacara bendera, Senin, 1 September 2025. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang, memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tidak terganggu meski situasi keamanan sempat menghangat pasca demonstrasi di sejumlah wilayah, khususnya Jakarta.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah menginstruksikan pengawasan ketat di lingkungan sekolah agar pelajar tidak terlibat dalam aksi lanjutan yang disebut-sebut akan digelar pada Senin, 1 September 2025.

Adapun terkait informasi rencana Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah hanya meminta sekolah untuk lebih aktif melakukan pemantauan. 

“Kegiatan belajar mengajar seperti biasa, nanti satuan pendidikan masing-masing monitoring kegiatan sekolahnya. Sehingga anak-anak didik kita tidak mengikuti kegiatan yang bisa merugikan dan mengganggu ketertiban umum,” ujarnya, Minggu, 31 Agustus 2025.

Selain itu, Intan juga berpesan agar masyarakat tetap mengedepankan cara yang damai dalam menyampaikan pendapat. 

“Untuk kelompok mahasiswa, aktivis dan kelompok masyarakat, silahkan sampaikan aspirasi, jangan anarkis, jangan merusak fasilitas umum,” katanya.

Senada, Kepala Dinas Pendidikan Tangsel Deden, menepis kabar adanya penerapan PJJ akibat aksi unjuk rasa. “Masih normal, tidak ada PJJ,” tegasnya dikutip dari Viva.co.id.

Sementara di Kota Tangerang Sekretaris Dinas Pendidikan Dwiana Langlang Nugraha, menambahkan, sekolah diminta menyesuaikan jika memang diperlukan, namun belum ada keputusan resmi soal PJJ. 

“Secara resmi (proses PJJ) belum ada, tapi kita imbau sekolah untuk bisa menyesuaikan saja dengan situasi terkini di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill