Connect With Us

Ojol Tangerang Tetap Onbid Meski Ada Aksi Demo, Komitmen Cari Nafkah

Yanto | Rabu, 17 September 2025 | 14:32

Angkutan Umum (Angkot) dan Ojek Online Mangkal Bersama di Kawasan Pendidikan Cikokol, Senin (13/03/2017). (Tangerangnews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Di tengah rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan digelar oleh para driver ojek online (ojol) di berbagai kota, sejumlah driver di wilayah Tangerang menyatakan tetap akan onbid seperti biasa. 

Meski mendukung tuntutan aksi, mereka memilih untuk tetap mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan harian.

Aksi demo nasional yang dijadwalkan berlangsung Rabu 17 September 2025, bertujuan menuntut penyesuaian tarif dasar, kejelasan status kemitraan, serta perlindungan hukum bagi driver ojol. Namun, tidak semua driver memilih turun ke jalan.

Dalam seruan yang tersebar luas di media sosial dan grup-grup komunitas ojol, para pengemudi menyuarakan beberapa tuntutan utama, di antaranya:

 

1. RUU Tranportasi Online masuk dalam Prolegnas 2025-2026

2. Potongan aplikator 10% harga mati

3. Regulasi tarif antar barang dan makanan 

4. Hapus Aceng, slot multi order, member dll.

5. Audit investigatif potong 5% yang diambil oleh aplikator 

6. Copot menteri perhubungan pro aplikator 

7. Kapolri usut tuntas tragedi 28 Agustus 2025

 

“Kita sepakat dengan aspirasi teman-teman, tapi kebutuhan di rumah juga gak bisa ditunda. Jadi saya tetap onbid,” ujar Wahyu 26,  driver ojol yang sudah lima tahun beroperasi di kawasan Tangerang Selatan, Rabu 17 September 2025.

Beberapa komunitas ojol di Tangerang bahkan sudah membuat kesepakatan untuk tetap beroperasi namun menunjukkan solidaritas dengan menyematkan pita hitam di helm atau jaket mereka.

"Solidaritas tetap jalan, tapi dapur juga harus tetap ngebul," tambahnya sambil tersenyum.

Meski sebagian besar akan tetap beroperasi, beberapa titik di pusat Kota Tangerang diprediksi akan mengalami kepadatan akibat aksi unjuk rasa.

Senada dengan, Rafi Driver online kota Tangerang, menyampaikan hal yang sama bahwasanya dirinya tetap melakukan onbid pada aksi tersebut.

"Saya mah tetap melakukan onbid, kebutuhan rumah tangga lebih besar tapi saya tetap supprot temen-temen dalam aksi,"ungkapnya.

Ia, juga mendukung penghapusan dalam poin 4 yang dinilai membebankan. "Saya sih mendukung untuk dihapus, masalahnya jarak dengan harga tidak sesuai," tutupnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

PIN SPMB Kota Tangerang Belum Masuk WhatsApp? Orang Tua Diminta Cek Data Pendaftaran 

Jumat, 5 Juni 2026 | 13:45

Sejumlah orang tua dan calon peserta didik di Kota Tangerang masih mengeluhkan PIN Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang belum diterima melalui WhatsApp.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Pemkot Tangsel Bakal Gunakan AI untuk Layanan Pengaduan 24 Jam hingga Pemetaan Penyakit

Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mulai mengarahkan aparatur sipil negara (ASN) di wilayahnya untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

BISNIS
Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Ladang Cuan Baru, Anak Muda Tangerang Didorong Manfaatkan Affiliate Marketing

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Pesatnya pertumbuhan ekosistem ekonomi digital di Indonesia membuka lebar keran peluang baru bagi masyarakat untuk mendulang penghasilan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill