Connect With Us

Santunan BPJS Ketenagakerjaan Disalurkan, Wali Kota Sachrudin Tegaskan Perlindungan untuk Pekerja

Redaksi | Selasa, 23 September 2025 | 14:31

Wali Kota Sachrudin bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikokol Mohamad Irvan menyerahkan santunan kepada keluarga peserta, Selasa 23 September 2025. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com – Wali Kota Tangerang Sachrudin, menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan kepada lima ahli waris peserta di Kantor Kecamatan Tangerang, Selasa 23 September 2025. 

Adapun penerima santunan antara lain:

  1. Dian Senjadi, pekerja THL Kecamatan Tangerang, menerima bantuan pengobatan sebesar Rp 46 juta.
  2. Sopiah, ahli waris perangkat RT/RW, menerima santunan jaminan kematian sebesar Rp 42 juta.
  3. Romlih Sugiyanto, ahli waris perangkat RT/RW, menerima santunan sebesar Rp 42 juta.
  4. Purwanto, ahli waris perangkat RT/RW, menerima santunan sebesar Rp 42 juta.
  5. M. Noor, ahli waris perangkat RT/RW, menerima santunan sebesar Rp 42 juta.

Dalam sambutannya, Wali Kota Sachrudin menegaskan pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat, baik itu pekerja formal maupun nonformal terutama pekerja rentan.

“Pemkot Tangerang membayarkan iuran BPJS bagi RT, RW, marbot, dan guru ngaji. Jadi mereka tidak hanya mendapat insentif. Tetapi juga perlindungan berupa santunan kematian, jaminan kecelakaan kerja, hingga jaminan hari tua. Dengan begitu, mereka bisa tenang dalam bekerja,”ujarnya.

Selain santunan uang tunai, Pemkot Tangerang juga menyalurkan paket sembako. Kepala Disnaker Kota Tangerang Ujang Hendra menyebutkan, paket sembako ini sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada keluarga penerima santunan. 

“Kali ini yang berbeda, selain santunan uang juga diberikan paket sembako dari Wali Kota untuk meringankan beban keluarga penerima,” kata Ujang sambil menyebutkan kegiatan ini akan rutin dilakukan di setiap kecamatan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cikokol, Mohamad Irvan, mengapresiasi dukungan Pemkot Tangerang yang telah mengikutsertakan perangkat RT/RW sebagai peserta aktif.

“Kami merasa terbantu karena seluruh RT RW, marbot dan guru ngaji sudah masuk peserta BPJS Ketenagakerjaan. Ke depan pekerja rentan seperti pedagang, ojek online, hingga pekerja informal lainnya juga perlu didaftarkan agar terlindungi,” ujarnya.

“Kalau peserta BPJS Ketenagakerjaan meninggal, ahli warisnya mendapat santunan Rp 42 juta, bahkan anak-anaknya ditanggung biaya pendidikan sampai jenjang S1. Ini bukti nyata manfaat dari BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

HIBURAN
Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Bikin Konten Bisa Dapat iPhone 17 Pro Max, Yuk Ikut SML Video Competition 2026

Kamis, 2 April 2026 | 20:28

Punya hobi ngonten atau sekadar suka berbagi momen estetik di media sosial? Tahun ini adalah kesempatan emas bagi kamu untuk mengubah kreativitas menjadi pundi-pundi hadiah.

PROPERTI
Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Pengamat Nilai Konsep Kota Mandiri Seperti Paramount Gading Serpong Kian Dilirik, Tak Hanya Soal Rumah Hunian

Kamis, 2 April 2026 | 10:54

Perkembangan kawasan perkotaan di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan perubahan dalam pola pengembangan hunian. 

OPINI
Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Tragedi Logika 'Editing Gratis' di Meja Hijau

Kamis, 2 April 2026 | 20:42

Baru-baru ini, di sebuah ruang sidang di Kabupaten Karo, akal sehat kolektif kita baru saja dieksekusi tanpa ampun. Seorang Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan wajah serius—dan mungkin tanpa beban dosa—menggugat sebuah realitas ekonomi modern

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill