Connect With Us

Kaki Bandar Ganja Ditembak, 55 Kg Ganja Diamankan

| Senin, 26 September 2011 | 17:34

Tersangka (tanerangnews / rangga)

TANGERANG-Satuan Narkoba Polres Kota Tangerang menembak kaki kiri seorang bandar ganja, Ahmad Nikmat alias Ableh, 32, saat mencoba melarikan diri dari petugas di Kampung Kresek, Kabupaten Tangerang, Minggu (25/9) malam. Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti 55 Kg daun ganja.
 
Menurut Kasat Narkoba Polres Kota Tangerang Kompol I Gede Gotia, tangkapan tersebut merupakan pengembangan dari seorang pengedar bernama Ahmad Muhajir alias Azis, 35, yang dibekuk petugas karena menjual daun ganja kering di Kampung Merak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang.
 
“Tersangka Azis ini baru beberapa bulan keluar dari penjara karena kasus narkoba, namun kembali menjual ganja. Saat ditangkap, polisi menemukan satu bungkus daun ganja kering dari tangan tersangka Azis. Ia mengaku kalau daun ganja kering yang dipakai tersebut dibeli dari Ahmad Nikmat alias Ableh,” katanya.
 
I Gede mengatakan, dari informasi tersebut, pihaknya kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka Nikmat di Kampung Songgom, Kelurahan Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Dengan melakukan penyamaran sebagai calon pembeli, petugas berhasil membekuk tersangka Nikmat.
 
“Nikmat mengaku kalau dia masih menyimpan daun ganja kering di rumah kontrakanya di Kampung Jayanti RT 3/1, Desa Jayanti, Kabupaten Tangerang. Saat kita gerebek, kami menemukan 55 Kg daun ganja kering yang siap dipasarkan kepada masyarakat. “ ujar I Gede.
 
Ketika akan digelandang ke Polres Kota Tangerang, tersangka Nikmat mengatakan kalau ia masih menyimpan 10 kg daun ganja kering di rumah orang tuannya. Petugas pun meluncur ke rumah orang tua tersangka untuk mendapatkan barang bukti tersebut. Namun tak disangka, ketiak sampai dirumah orang tuanya, tersangka mecoba melarikan diri.
 
“Petugas langsung melepas tembakan peringatan dua kali. Tapi karena tidak digubris, tersangka terpaksa ditembak kakinya . Kemudain tersangka dibawa ke RSU Kabupaten Tangerang untuk pertolongan,” terang I Gede.
 
Kepada petugas, tersangka Nikmat mengaku daun ganja kering itu dibeli dari Aceh melalui seseoarang dengan harga Rp 2 juta perkilogram. Kemudian ganja tersebut dijual lagi dengan harga Rp 2,5 juta perkilogram. “ Ini kedua kalinya, yang pertama sebanyak 10 kg telah habis terjual, “kata Nikmat.
 
Sementara perbuatan tersangka dapat dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Sub pasal 111 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancama hukuman Maksimal seumur hidup.(RAZ)

NASIONAL
Vidi Aldiano Kena Kanker Ginjal Stadium 3, Dokter Ungkap Gejala Diam-diam Ini Jangan Diremehkan

Vidi Aldiano Kena Kanker Ginjal Stadium 3, Dokter Ungkap Gejala Diam-diam Ini Jangan Diremehkan

Rabu, 25 Maret 2026 | 10:39

Kabar perjuangan penyanyi Indonesia Vidi Aldiano melawan kanker ginjal sejak 2019 sempat mengejutkan banyak orang. Saat itu, Vidi didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3, yakni kondisi yang menunjukkan penyakit sudah berkembang cukup jauh

BANTEN
Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Polda Banten Kerahkan Anjing Pelacak dan X-Ray Periksa Barang Bawaan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 20 Maret 2026 | 23:12

Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten mengerahkan dua unit anjing pelacak (K9) untuk menyisir kendaraan pemudik di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

TANGSEL
Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Benyamin Minta Pemudik Berangkat Berempat, Balik ke Tangsel Jangan Jadi Berenam

Rabu, 25 Maret 2026 | 12:58

Arus kedatangan warga dari berbagai daerah diperkirakan meningkat seiring banyaknya orang yang mencoba mengadu nasib di wilayah perkotaan, khususnya wilayah Jabodetabek termasuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel)

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill