Connect With Us

Lapas Pemuda Tangerang Musnahkan 568 HP Sitaan Milik Napi, Mayoritas dari Barang Besuk

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 Oktober 2025 | 18:28

Pemusnahan HP sitaan milik napi Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas II A Tangerang Banten memusnahkan ratusan unit ponsel hasil sitaan dari napi atau warga binaan.

Total ada sebanyak 568 unit ponsel dan 103 unit charger hasil sitaan dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Pemusnahan ini adalah tindak lanjut dari operasi penertiban yang intensif dilakukan selama periode Januari hingga Oktober 2025," kata Kepala Lapas (Kalapas) Pemuda Kelas II A Tangerang Yogi Suhara, Jumat 24 Oktobr 2025.

 

Hari Besuk Jadi Jalur Utama Penyelundupan

Yogi Suhara membeberkan fakta mengejutkan mengenai jalur utama masuknya ponsel ilegal tersebut. Menurutnya, mayoritas ponsel diselundupkan melalui barang bawaan pengunjung saat jam besuk warga binaan.

Guna menutup celah ini, pihak Lapas segera memperketat prosedur.

"Untuk mencegah terulangnya penyelundupan, pihak lapas akan memperketat prosedur pemeriksaan barang titipan dan pengawasan, khususnya pada hari Jumat yang menjadi hari kunjungan utama," tegas Yogi Suhara.

 

Sanksi Disiplin Berat Menanti Warga Binaan

Lapas Pemuda Tangerang juga menerapkan langkah tegas untuk memberikan efek jera kepada warga binaan yang terbukti melanggar aturan. Mereka yang tertangkap menyelundupkan atau memiliki ponsel akan dikenakan sanksi disiplin berat.

"Sanksi tersebut mencakup pencabutan sejumlah hak mereka, seperti hak remisi (pengurangan masa hukuman), hingga pemindahan paksa ke lapas lain. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir aktivitas ilegal di balik jeruji besi," tegas Yogi.

Pemusnahan barang sitaan ini menjadi komitmen Lapas Pemuda Tangerang untuk menciptakan lingkungan binaan yang tertib dan bersih dari barang-barang terlarang, demi mendukung keamanan dan ketertiban.

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill