Jerit Tangis Anak-anak Warnai Khitanan Massal di Kabupaten Tangerang
Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:52
Khitanan massal gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang diwarnai aksi berontak dan tangis histeris sejumlah anak-anak.
TANGERANGNEWS.com-Seorang narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tangerang mengendalikan peredaran narkoba di Kota Tangerang.
Kasus itu diungkap Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten dari penangkapan seorang kurir berinisial MI di Jalan Gang Arista, depan Ruko Kiki Salon, Kelurahan Karang Mulya, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, pada Sabtu 03 Februari 2024, lalu.
Awalnya, BNN Banten mendapatkan informasi dari masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana narkotika di daerah Karang Tengah.
Dari informasi tersebut, selanjutnya petugas BNN Banten dan Kanwil BC Provinsi Banten melakukan penyelidikan.
"Setelah informasi akurat, petugas pun menangkap MI yang dicurigai akan melakukan transaksi narkoba sekira pukul 17.30 WIB," kata Kepala BNN Banten Brigjen Pol Rohmad Nursahid, di Kota Serang, Banten, Kamis 22 Februari 2024.
Berdasarkan hasil interogasi, tersangka MI mengaku diperintahkan oleh FF yang merupakan napi Lapas Tangerang. Selanjutnya BNNP Banten dan Kanwil BC Provinsi Banten langsung mendatangi Lapas tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan, FF mengakui jika telah memerintahkan MI untuk mengambil narkotika itu di daerah Taman Sari, Jakarta Barat," terang Rohmad.
MI juga mengatakan narkotika jenis sabu tersebut adalah milik MJ yang sama-sama merupakan narapidana.
"Selanjutnya dilakukan pengembangan terhadap MJ dan diketahui sabu tersebut didapatkan dari seorang bernama C yang belum diketahui keberadaanya," jelas Rohmad.
Setelah itu, petugas membawa tersangka MI ke kantor BNN Banten untuk dilakukan proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut. Sedangkan tersangka C masih dalam pengejaran petugas (DPO).
Khitanan massal gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang diwarnai aksi berontak dan tangis histeris sejumlah anak-anak.
TODAY TAGKawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Persiapan venue pertandingan terus dikebut Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten 2026 yang semakin dekat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews