Connect With Us

Rp65 Miliar Disipkan Pemkot Tangerang Bangun RSUD

| Minggu, 9 Oktober 2011 | 19:48

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Eddy Ham ( / )

TANGERANG-Pemkot Tangerang saat ini telah menyiapkan dana sekitar Rp 65 miliar untuk pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Tangerang yang lokasinya dipastikan akan menggunakan lahan fasos-fasum (Fasilitas sosial –fasilitas umum) seluas 1,5 hektare yang berada di perumahan Modern Land, Kota Tangerang
 
“Lahan fasos fasum tersebut sudah merupakan kesepakatan antara Pemkot, DPRD dan pihak pengembang karena lokasi yang mudah dihangkau dan dekat dengan pusat pemerintahan. Saat ini, prosesnya sudah dalam tahap Detail Engineering Design (DED). Pemkot telah menyiapkan dana sebeasr Rp 65 Miliar untuk pembangunan yang rencananya dilakukan awal 2012,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang Wibisono, Minggu (9/10).
 
Menurut WIbisono, dalam proses penentuan lahan sempat terkendalam masalah harga dan pembebasan lahan, seperti di wilayah Neglasari yang harganya melebihi Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). “Karena harga yang tinggi, kami urung untuk membelinya. Setelah dicari, akhirnya dapat lahan fasos fasum tanpa harus mengeluakan biaya. Hal ini emang yang menyebabkan lambatnya proses penentuan lahan,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Eddy Ham mengatakan, meski lahan lahan fasos fasum di Kota Modern Land ini dinilai kurang luas, namun Pemkot bisa menghemat anggaran sebesar Rp 12 miliar lebih yang seharusnya digunakan untuk biaya pembebasan lahan.
 
"Seiring dengan ditentukannya lahan RSUD di Modern Land, kami juga akan memebahas terkait sarana pendukungnya, yaitu sarana transportasi jika RSUD selesai dibangun. Nantinya juga akan dikaji apa RSU akan dikembangkan ke atas atau kesamping, mengingat lahannya yang kecil,” jelasnya.(RAZ)

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

BISNIS
Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Incar Pasar Properti Tangerang, Mitra Besi Baja Ekspansi ke Serpong

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:35

Jaringan ritel material konstruksi di bawah naungan PT Mitra Baja Cemerlang (MBC), Mitra Besi Baja (MBB) resmi membuka cabang keduanya di Serpong, Kota Tangerang Selatan.

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill