Connect With Us

DPRD Minta Pembentukan Satgas Reaktivasi dan Perbaikan Data Kepesertaan BPJS

Redaksi | Kamis, 19 Februari 2026 | 22:49

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPRD Kota Tangerang dengan Dinkes, Dinsos dan BPJS Kesehatan. (@TangerangNews / Redaksi)

TANGERANGNEWS.com – DPRD Kota Tangerang mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang segera mengambil langkah cepat menyusul nonaktifnya ribuan peserta BPJS Kesehatan di Kota Tangerang.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syamsuri, meminta Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), serta pihak BPJS Kesehatan untuk segera melakukan langkah konkret, termasuk pembentukan satuan tugas (satgas) guna mempercepat proses reaktivasi kepesertaan.

Hal tersebut disampaikan Syamsuri saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Badan Musyawarah. RDP tersebut turut diikuti sejumlah anggota Komisi II lainnya, bersama perwakilan Dinkes, Dinsos, dan BPJS Kesehatan Kota Tangerang.

Menurutnya, penonaktifan yang dilakukan oleh Kementerian Sosial secara sepihak ini berpotensi menimbulkan persoalan serius di lapangan, terutama bagi warga yang tidak mengetahui status kepesertaannya telah berubah.

“Masyarakat mungkin masih ada yang belum tahu BPJS-nya sudah nonaktif. Karena itu kita dorong pembentukan satgas dari Dinkes dan Dinsos untuk segera melakukan sosialisasi dan membantu proses reaktivasi atau advokasi melalui skema APBD PBI Kota Tangerang,” jelasnya.

Syamsuri menegaskan, selain percepatan reaktivasi, akurasi dan validitas data penerima bantuan juga harus menjadi perhatian utama. Ia menginginkan peserta yang kembali diaktifkan, baik melalui skema pusat maupun pembiayaan APBD, benar-benar tepat sasaran.

“Kalau ada masyarakat yang desilnya tercatat lima ke atas padahal kenyataannya di bawah, harus segera kita usulkan kembali. Begitu juga sebaliknya. Supaya penerima manfaat benar-benar yang membutuhkan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Komisi II, Gesuri Mesias Bintang Merah, menekankan bahwa persoalan kesehatan merupakan hak dasar warga negara yang tidak boleh terhambat persoalan administratif.

“Bagaimanapun kesehatan adalah hak seluruh masyarakat Indonesia. Jangan sampai ada warga yang tidak mendapatkan layanan hanya karena persoalan data,” ujarnya.

Komisi II DPRD Kota Tangerang memastikan akan terus mengawal penyelesaian persoalan ini agar tidak ada warga yang kehilangan akses layanan kesehatan akibat kepesertaan BPJS yang nonaktif. (Adv)

HIBURAN
BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

BBQ City Light dan Staycation Jadi Andalan Fame Hotel Gading Serpong Sambut Tahun Baru 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 | 20:26

Fame Hotel Gading Serpong menawarkan paket staycation untuk menyambut Tahun Baru 2027 dengan harga mulai Rp899.999.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill