Connect With Us

Gaji Disunat, Satpam Pemkot Protes

| Kamis, 27 Oktober 2011 | 21:19

Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang. (tangerangnews / dira)

 
 
 
TANGERANG -Sedikitnya, 54 tenaga keamanan (satpam) di lingkungan pusat pemeritahan (Puspem) Kota Tangerang keluhkan pemotongan gaji mereka hingga Rp240 ribu perbulannya sejak belasan bulan belakangan, oleh perusahaan jasa keamanan yang menaungi mereka. Lantaran hal itu, para satpam ini meminta agar Pemkot Tangerang bertindak.

Anto ,38, salah satu satpam mengatakan, sejak bekerja di bawah naungan PT Tugu Oetama Persada, per tahun 2010 lalu, pihaknya mengaku tidak pernah mendapatkan gaji utuh. Sebab, jika dalam kontrak ditatapkan gaji yang akan diterimanya sesuai dengan SK Gubernur Banten tentang Upah Minimim Kota (UMK), hal tersebut tidak dirasakannya.

“Saat 2010, UMK Kota Tangerang Rp1,130 juta. Namun gaji yang kami terima tak lebih dari Rp900 ribu. Adapun pada 2011, UMK Kota Tangerang yang sudah bertambah sesuai dengan SK Gubernur yakni Rp1,29 juta, gaji yang saya terima hanya naik jadi Rp950 ribu,” keluh Anto kepada sejumlah wartawan, hari ini.

Menurut Anto, lantaran tak kunjung ada penyesuaian gaji sebagaimana kesepakatan kontrak, pihaknya yang mewakili satpam lainnya di lingkup Puspem Kota Tangerang kemudian melakukan kroscek ke Bagian Umum Setda Tangerang. Benar saja, katanya, dari klausul kerjasama yang dibuat Pemkot Tangerang dengan PT Tugu Oetama Persada tertuang peruntukan gaji, yakni Rp1,49 juta per satpam.

Bahkan, lebih lanjut Anton menerangkan, pihaknya lebih kaget lagi, bahwa gaji dirinya dan satpam lainnya seharusnya bukan hanya sekedar sesuai UMK. Namun per bulannya, harusnya digaji Rp1,49 juta.

“Belum lagi tunjangan kesehatan Rp53 ribu yang tidak pernah dibayarkan. Plus uang tunjangan hari raya (THR) yang harusnya Rp625 ribu, kenyataannya hanya dibayarkan Rp450 ribu saat lebaran lalu. Jelas kami dirugikan oleh perusahaan. Mereka memotong hak kami sepihak. Harusnya hal ini disikapi oleh Pemkot juga, karena ada proses penipuan dalam kasus pemotongan hak-hak kami,” tandasnya.
Iwan, salah satu penanggung jawab jasa usaha PT Tugu Oetama Persada saat dihubungi belum bisa memberikan keterangan apapun. Sebab, berkali-kali coba dikonfirmasi wartawan, telepon genggam yang bersangkutan terus dalam keadaan sibuk.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Saeroji mengatakan, pihaknya sudah mendengar adanya keluhan yang tejadi dilingkungan para Satpam. Makanya, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan menggelar dengar pedapat dengan para satpam di lingkungan Puspem Kota Tangerang. “Kami akan coba hearing (dengar pendapat, red) dulu dengan para satpam. Keterangan yang kami dapat mereka bisa jadi acuan kami saat memanggil pihak pengelola jasanya,” singkatnya. (DRA)
 
 

KAB. TANGERANG
Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Asmara Terlarang Picu Pembunuhan Wanita yang Direkayasa Jadi Bunuh Diri di Pasar Kemis

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:57

Jajaran Polresta Tangerang akhirnya mengungkap motif di balik kasus pembunuhan berencana terhadap seorang wanita berinisial R, 29, yang jasadnya ditemukan di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

HIBURAN
Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Yamaha Fazzio Sunset Blue Bisa Didapat Gratis, Begini Cara Ikutan Giveaway-nya

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:30

Yamaha Indonesia menggelar giveaway berhadiah satu unit Yamaha Fazzio Special Edition Sunset Blue dalam rangka menyambut momen kembali ke sekolah.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill