Connect With Us

Soal Bus Lane, DPRD Desak Pemkot Bentuk BUMD

| Selasa, 3 Januari 2012 | 18:52

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Gatot Suprijanto mencoba armada transportasi Bus Lane ( / )

TANGERANG-Pengoperasian Bus Lane hingga kini masih terkendala karena tidak ada operator dari pihak ketiga yang berminat mengelolanya, meski tender telah digelar beberapa kali. Agar Bus Lane cepat beroperasi, DPRD Kota Tangerang meminta kepada Pemkot untuk membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bidang transportasi untuk mengelola.

“Kita usulkan Buslane dikelola BUMD. Seperti contoh di Kota Bogor, ada Perusahaan Daerah (PD) Jasa Transportasi Trans Pakuan yang mengelola bus trans Pakuan,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Aulia Epriya Kembara, Selasa (3/1).

 Menurut Aulia, penyebab tidak adanya operator yang mau mengelola Bus Lane selain karena jumlah armada sedikit dan trayek yang terlalu pendek, yakni harga ongkos yang terlalu murah. “Ongkos Bus Lane dari Terminal Poris Plawad hingga Kalideres hanya Rp 3000. Sementara Wali Kota Tangerang Wahidin Halim tidak mau memberi subsidi. Jadi tidak ada operator yang mau,” ungkapnya.

 Untuk itu, menurutnya lebih baik Pemkot membentuk BUMD khsusus mengelola transportasi Buslane. “Buat Peraturan Daerah (Peda) pembentukannya dan penyertaan modalnya. Nanti berikan anggaran sekian miliar untuk menjalankannya,” kata Aulia.

 Aulia menjelaskan, 10 armada Bus Lane merupakan hibah dari Pemerintah Pusat. Ia meminta agar Pemkot Tangerang segera melakukan tindakan nyata guna mengopreasikan Bus Lane.
“Jangan lunturkan kepercayaan Pemerintah pusat terhadap Kota Tangerang karena program Bus Lane tidak berjalan,” paparnya.(RAZ)

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill