Connect With Us

Tidak Taat, Sepuluh Polisi Terancam Dipecat

| Kamis, 12 Januari 2012 | 19:02

Polisi (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG – Sedikitnya, sepuluh kepolisian wilayah Polres Metropolitan Tangerang, telah melanggar disiplin. Mereka terancam tidak naik pangkat dan berujung pemecatan berdasarakan aturan disiplin lembaga Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
 
Berdasarkan data pelanggaran disiplin Polres Metropolitan Kota Tangerang, akhir tahun 2011-Januari 2012 tercatat mereka yang melanggat kedispilinan ini antara lain berupa absen kerja dan melakukan kelalaian dalam melaksanakan tugasnya.

Adapun mereka yang terkena tindak indispliner antara lain, Briptu Cornelius Hia, Briptu Helmi Ardiansyah, Aiptu Heru Setiawan, Briptu Supriyadi, Briptu Chandra Leo Hasibuan, Briptu Arif Setiawan, Briptu Romi Minhariadi, Bripka Subianto, Bripka M Nugroho dan Briptu Dani Harmadi. Mereka tidak masuk kerja dari satu minggu sampai enam bulan.

“10 anggota polisi itu adalah anggota kami yang tidak hanya bolos kerja, tetapi ada juga yang melakukan pelanggaran disiplin,” kata Kombespol Wahyu Widada, Kapolres Metro Kota Tangerang, Kamis (12/1).
 
Kapolres mengatakan, pengumuman anak buahnya yang melanggar disiplin, dimaksudkan kepolisian setempat ingin melakukan pembersihan ke dalam instansi kepolisian tersebut. Kasus yang membelit anggota kepolisian akan ditindak lanjuti dalam proses penanganannya. Memastikan mereka tidak lagi melakukan pelanggaran serupa. “Aparat yang melanggar ketentuan akan disidang kedispilinan,” kata Wahyu.
 
Diakuinya, sanksi dan pemecatan yang diberikan kepada anggota kepolisian tersebut tergantung kesalahan tindak pidana. Adapun, disersi anggota polisian akan dilakukan kepada petugas bersangkutan jika dalam waktu 30 hari tidak masuk secara berturut-turut. Pihaknya tidak akan mentolelir anggota kepolisian atas kesalahan yang telah diperbuat. “Yang salah akan kami tindak. Ini pembelajaran biar mereka malu. Kalau malu dia tidak akan mengurangi perilakunya,” singkatnya. (SNS)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Rabu, 23 September 2026 | 18:36

Seorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BANDARA
Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Ditemukan di Bengkulu, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta Besok

Rabu, 23 September 2026 | 19:57

Jenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill