Connect With Us

Kejari Tangerang Didesak Tindaklanjuti Kasus Dirut PD Pasar

| Rabu, 21 Maret 2012 | 17:41

Asmuni. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Forum Diskusi Tumpeng (Fordist) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang untuk menindaklanjuti kasus rangkap jabatan Dirut Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Tangerang Asmuni Ilyas. Kejari dinilai lamban menyelesaikan kasus tersebut.
 
“Sebelumnya pada 20 Februari 2012, Asmuni telah dilaporkan oleh Ibnu Jandi dengan bukti yang jelas. Namun sampai sekarang belum ada tindak lanjut kasus tersebut sampai ke pengadilan. Kami mengindikasi ada untur kolusi dan nepotisme,” ungkap Sekertaris Umum Fordist Mounieka Suharbima, Rabu (21/9).
 
Menurut Mounieka, pihaknya telah melapor ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten agar menegur Kejari Tangerang yang lamban dan terkesan ogah-ogahan dalam menagani kasus korupsi. Dan hari ini, surat tembusan dari Kejati Banten akan diberikan ke Kejari Tangerang. “Kita akan sampaikan suratnya, supaya kasus ini segera ditindaklanjut,” tuturnya.
 
Ia menjelaskan, kasus rangkap jabatan yang dilakukan Asmuni, mengakibatkan kerugian Negara dengan jumlah yang besar . "Asmuni telah melanggar UU No 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo UU No 2/2001,” ungkapnya.
 
Sementara itu, pihak Kejari Tangerang sendiri kian tertutup kepada wartawan jika ditanyakan kasus korupsi yang ditangani. Wartawan dilarang meliput, jika ada aktivis yang hendak melaporkan kasus korupsi kepada Kejari Tangerang. "Berdasarkan perintah Kepala Seksi Intel, wartawan tidak boleh masuk. Kata bapak, nanti akan ada jumpa pers," ucap staf Kasie Intel Kejari Tangerang Rita Handayani.(RAZ)



TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

PROPERTI
Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Dua Kawasan Summarecon di Tangerang Siap Terhubung Jalur MRT Kembangan-Balaraja

Kamis, 5 Februari 2026 | 07:29

PT Summarecon Agung Tbk (Summarecon) menyepakati penjajakan awal kerja sama pengembangan jalur MRT Koridor Timur-Barat rute Kembangan- Balaraja dengan PT MRT Jakarta (Perseroda).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill