Connect With Us

PBB Segera Dipungut Daerah

| Rabu, 21 Maret 2012 | 18:37

 
TANGERANG –Pemkot Tangerang siap mengalihkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB dan P2) menjadi pajak daerah. Demikian diungkapkan Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, Rabu (21/3).
 
Wahidin mengatakan, untuk memastikan peralihan itu, jauh hari pihaknya akan menggencarkan sosialisasi pengalihan PBB dan PP kepada masyarakat luas. Selain itu, Pemkot Tangerang sangat siap untuk melaksanakan Pengalihan PBB P2 Menjadi Pajak Daerah, diantaranya dengan akan tersedianya kantor khusus pajak.
 
“Tapi, sebelum itu kami akan kuatkan sosialisasinya,” kata Wahidin membuka acara Sosialisasi Pelaksanaan Pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Menjadi Pajak Daerah di Bukit Golf Modernland, Kota Tangerang.
 
Dalam agenda yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan tersebut, Wahidin juga mengungkapkan, pengalihan ini juga tidak lepas dari prestasi Kota Tangerang yang telah mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 4 kali berturut-turut, khususnya dalam pengelolaan keuangan daerah yang baik.
 
“Meskipun PBB dan PP ini sudah kami tarik sendiri, kami tetap akan bertanggungjawab kepada masyarakat yang telah memasukkan pajak mereka dengan pembangunan infrastruktur yang dapat menunjang kegiatan masyarakat,” tandasnya.
 
Wahidin lebih lanjut mengatakan, untuk mempercepat sosialisasi peralihan PBB dan PP ini menjadi pajak daerah, pihaknya meminta kepada seluruh peserta sosialisasi yang terdiri para camat, lurah, serta dari unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kota Tangerang   agar mempersiapkan, memilih dan menempatkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidang perpajakan.
 
“SDM yang disiapkan nanti, haruslah orang-orang yang mengerti seluk beluk perpajakan di satuan tugasnya masing-masing sehingga masukan daerah dari pajak dapat terkelola dan terdistribusikan dengan baik bagi kemaslahatan masyarakat Kota Tangerang dengan baik,” pintanya.
 
Lebih lanjut, Walikota menjelaskan, sebenarnya pengalihan PBB P2 menjadi pajak daerah di Kota Tangerang sudah diwacanakan sejak lama. Hanya saja, Pemkot ingin benar-benar mempersiapkan secara matang dan tidak asal mengalihkan tanpa tahu dasar dan tujuan pelaksanaannya.
 
“Buktikan bahwa Pemkot Tangerang bisa kelola PBB dengan baik. Mudah-mudahan dengan terlaksananya sosialisasi ini diharapkan bisa lebih optimal lagi dalam menggali potensi PBB dan PP dan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi pada masyarakat Kota Tangerang,” harapnya. (KUN)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Benyamin Pastikan Tidak Ada Lagi Tumpukan Sampah di Tangsel

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:11

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie memastikan tumpukan sampah di beberapa titik di wilayah Tangsel sudah tertangani.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill