Connect With Us

Membunuh Dosen UI karena Pinjam Uang Tak Dikasih

Denny Bagus Irawan | Rabu, 18 April 2012 | 14:48

Urip tersangka pemunuh dosen UI. (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS.com-Satrio Utomo ,44, keponakan sekaligus pembunuh dosen senior Universitas Indonesia, Sumantji Siswohardjo,73, yang ditemukan tewas di kediamannya yakni di Kompleks Larangan Indah, Jalan Kalpataru Ujung, No.28 RT 05 RW 07 Kelurahan Larangan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Dia  membunuh karena ingin meminjam  uang tidak diberi. 

 

Urip mengaku mencekik dan menyetrum korban, karena korban justru malah menghina-nya setelah dia menyatakan ingin meminjam uang.

"Saya buat bayar kontrakan. Tapi malah dimaki-maki, jadi saya kesal," ujar Urip tanpa mau menyebut berapa yang dia minta untuk dipinjam, Rabu (18/04/2012) di Mapolres Metro Kota Tangerang. 

 

Kapolres Metro Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Widada mengatakan, Sumantji dibunuh sebenarnya pada Jumat 13 April 2012 sekitar pukul 22.00 . Namun, karena korban hidup dan tinggal sendirian di kediamannya  itu, jenazah baru diketahui pada Minggu (15/04/2012).

 

"Jadi motif pembunuhan dilakukan karena pelaku bingung untuk mebayar kontrakan. Namun,m tidak diberikan. Malah dicaci maki," katanya. 

 

Pelaku lalu nekat, dengan menggunakan alat setrum dan mencekik leher korban dengan tangannya sendiri. "Luka cekik itu membuat korban meninggal," katanya. Tersangka lalu mencari barang berharga milik korban.

 

"Tersangka membawa emas perhiasan seberat 22 gram berupa anting dan kalung emas serta telepon selular korban, setelah itu tersangka meninggalkan korban di TKP," terangnya. 

 

Dari mana alat setrum itu didapat?

Kasat Reskrim Polres Metro Kota Tangerang AKBP Rahmat mengatakan, alat setrum tersebut dibawa tersangka dari rumah."Dari rumah, " katanya. Namun, Kapolres mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki apakah memang tersangka sudah ada rencana untuk membunuh korban.

"Pelaku adalah keponakannya sendiri. Dia ditangkap Selasa kemarin di Kalibata, Jakarta Selatan di rumah saudara-nya," katanya.(DRA)

BANTEN
PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

PLN Gelar Edukasi Pencegahan Kebakaran untuk Warga Baduy di Kawasan Adat Kanekes Lebak Banten

Rabu, 4 Februari 2026 | 16:26

Upaya menjaga keamanan dan kenyamanan kawasan wisata adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, dilakukan melalui kegiatan edukasi pencegahan kebakaran yang melibatkan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten

BANDARA
Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Cuma Rp3.500, Transjabodetabek Rute Terminal Blok M-Bandara Soetta Beroperasi Pekan Depan

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:59

Rute baru Transjabodetabek yang menghubungkan Terminal Blok M-Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) bakal resmi beroperasi pekan depan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TANGSEL
Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill