Connect With Us

Warga Cileduk Indah Kebanjiran Lagi

| Sabtu, 21 April 2012 | 01:10

Banjir di Ciledug mulai surut (tangerangnews / dira)



TANGERANG-Untuk kesekian kalinya , warga perumahan Ciledug Indah, Kota Tangerang. Mereka mendesak pemkot Tangerang untuk segera mengatasi persoalan banjir itu.

"Capek juga mas, banjir terus begini. Awal April banjir yang cukup besar, hampir semeter masuk ke rumah. Lalu Kamis kemarin banjir surut. Eh Jumat malam kena banjir lagi," ucap Lilik, pensiunan guru di SMK 2 Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (20/4).

Menurut Lilik, dirinya tinggal di Cileduk Indah I sejak 1986. Selama itu pula dirinya mengalami banjir terus-menerus. "Banjir terbesar 2002 dan 2007. Waktu itu air tingginya sampai serumah, setelah itu paling sedada orang dewasa," ucapnya.

Tomi, warga lainnya mengatakan banjir terjadi sejak pagi hari. "Karena air kiriman, sebab tidak ada hujan di pagi hari. Tahu-tahu air meninggi, dan masuk rumah," ujarnya yang rumahnya kebanjiran 30 cm.

Menurut Tomi, ratusan KK yang mendiami perumahan Ciledug Indah I, sudah bosan dengan banjir yang terjadi. "Harus ada solusi. Tak bisa begini terus. Sebab perbaikan tanggul ternyata tidak menghentikan banjir itu," ucapnya.

Karena banjir di Cileduk Indah masih dalam kategori biasa, maka pihak pemkot Tangerang belum mendirikan posko bantuan. Namun warga mengantisipasi hal yangtidak diinginkan, dengan menyeleksi warga yang masuk ke kawasan perumahan.

"Dari pengalaman yang ada, setiap banjir itu selalu ada orang luar yang memanfaatkan keadaan. Mereka suka mengambil barang milik warga, seperti perabotan dapur dan barang elektronik," ucap Romi, warga setempat.

Bersama para pemuda lain, Romi meletakkan kursi kayu panjang, dan menanyakan setiap warga yang tak dikenal masuk ke Ciledug Indah I. Bahkan tukang roti yang kebetulan lewat, diminta untuk keluar dari kawasan perumahan. "Kami bukan melarang, tapi untuk apa masuk ke dalam. Banjir juga, dan tak ada penghuni rumah," ucapnya.(DRA)
MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TEKNO
Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Diskominfo Temukan Sejumlah Kendala Penggunaan Aplikasi Tangsel One

Senin, 22 Juni 2026 | 18:36

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengevaluasi pengoperasian aplikasi super Tangsel ONE dan Asisten Virtual berbasis kecerdasan buatan (AI Chat-First), Helita, sejak diluncurkan bulan lalu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill