Connect With Us

Guru SD Dipukuli Suami Hingga Tewas

| Selasa, 7 Juli 2009 | 18:25

TANGERANGNEWS- Delhayati,35, seorang Guru SDN Daan Mogot Tiga tewas setelah dipukuli suaminya Fadri,39, kemarin. Fadri warga Jalan KH Agus Salim RT 01/04, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang itu nekat memukuli istrinya dengan alasan ada sejumlah pesan pendek (SMS) pada telepon selular istrinya dengan kata-kata tak lazim. Kasat Reskmrim Polres Metro Kota Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto mengatakan, korban tewas setelah dicekik suaminya dengan menggunakan tali gorden. "Motifnya cemburu. Tersangka menuduh istrinya berselingkuh dengan pria lain. Itu diketahui dari isi SMS yang ada di folder terkirim telepon milik korban terdapat kata-kata Papa -Mamah," kata Budhi, hari ini. Setelah membunuh istrinya, Fadri melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Cipondoh, Kota Tangerang. Setelah melaporkan, Fadri langsung ditangkap. Fadri yang telah mendapatkan tiga anak dari pernikahannya dengan Delayati kini terancam hukuman 15 tahun penjara lantaran melanggar Pasal 404 ayat 3 UU Tentang KDRT.”Kita akan lihat lagi adakah unsur kesengajaan, atau berencana,” tandasnya. (sly)
KOTA TANGERANG
Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Kontrakan Penyimpan Motor Curian di Tigaraksa Digerebek, 6 Motor dan 5 Pelaku Diamankan

Selasa, 9 Juni 2026 | 12:41

Tim Opsnal Unit Resmob Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Tangerang Raya.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill