Connect With Us

Pemkot Tangerang Awasi WNA

| Kamis, 12 Juli 2012 | 18:12

Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah (tangerangnews / humas)


 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang meminta sinergitas instansi terkait dan masyarakat untuk meningkatkan pengawasan dan melakukan penindakan terhadap warga negara asing (WNA) yang masuk ke Indonesia, jika tidak sesuai dengan aturan dan undang-undang keimigrasian.
 
Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah saat membuka Sosialisasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, di Hotel Great Western Tangerang, Jl. M.H.Thamrin Kota Tangerang, Kamis (12/07).
 
Menurut Arief, Kota Tangerang sebagai kota seribu industri dimana kepadatan penduduknya terus bertambah setiap tahunnya. Dengan letaknya yang sangat strategis, kota ini sangat diminati oleh kaum urban. Selain itu Kota Tangerang juga memilki fasilitas bandara internasional Soekarno Hatta yang menjadi salah satu jalur lintasan masuknya orang asing.
 
“Masuknya orang-orang  asing melalui bandara internasional Seokarno Hatta harus dapat memenuhi ketentuan undang-undang keimigrasian, agar kedatangan mereka tidak menggangu keamanan dan ketentraman di Kota Tangerang,” katanya.
 
Ia menambahkan, hasil sosialisasi ini hendaknya diinformasikan kepada masyarakat sehingga dapat mengadakan pengawasan terhadap WNA yang berada di wilayahnya. “Diharapkan juga agar pihak swasta yang ada di Kota Tangerang dapat memberikan informasi tentang keberadaan orang asing yang bekerja di perusahaannya,” ungkap Arief.
 
Sementara itu, Kepala Imigrasi Kelas I Tangerang Enang Supriyadi Syamsi mengatakan, bahwa tujuan sosialisasi ini dalam rangka meningkatkan pemahamahan UU Keimigrasian no 6/2011 serta untuk menghadapi dan mengawasi keberadaan WNA yang ada di wilayah Kota Tangerang. “Kantor Keimigrasian telah membentuk tim pengumpulan data dan informasi keberadaan orang asing (PDIKOA) di Provinsi Banten,” katanya.
 
Kepala Bidang Intelijen, Penindakan dan Sistem Informasi Keimigrasian Kanwil Kemhukham Provinsi Banten DR. Molan Tarigan yang menjadi pembicara dalam acara tersebut mengatakan, dengan adanya PDIKOA di Provinsi banten akan lebih memudahkan dalam memberikan laporan dan informasi tentang WNA lebih cepat.
 
Layanan penyampaian untuk PDIKOA dapat melalui SMS, e-Mail dan website yang dialamatkan ke kantor Imigrasi Provinsi Banten. Untuk SMS bisa dikirim ke nomor 0819-1000-1006, e-Mail kirim ke [email protected] dan website ke akses halaman web. www.imigrasibanten.info.(RAZ)


TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill