Connect With Us

Buruh Kecewa Pemkot Enggan Dukung Penolakan Outsourcing

| Kamis, 27 September 2012 | 18:59

Buruh melakukan aksi di Pemkot Tangerang. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG-Ribuan buruh mendatangi Gedung Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, untuk meminta dukungan secara tertulis kepada Wali Kota Tangerang H Wahidin Halim terkait penolakan sistem kerja kontrak (Outsourcing), Kamis (27/9). Namun, Wali Kota yang diwakili oleh Asisten Daerah (Asda) I Rahmat Hadis enggan menandatangani dukungan tertulis yang diberikan buruh. Akhirnya para buruh mewasa kecewa.

Sebelumnya, koordinator aksi buruh Dedi Sudrajat menyatakan, pihaknya ingin meminta dukungan dari Pemkot Tangerang lewat surat tertulis yang berisi penolakan sistem outsourcing dan pemberlakuan upah layak sesuai UMK dan UMR.

"Jadi kita minta kepada Pemkot sebagai stake holder untuk mendukung aksi kita. Bagaimanapun juga mereka wakil kita. Mereka berkepentingan meningkatkan kesejahteraan rakyatnya," ujarnya.

Dukungan tertulis tersebut, kata Dedi, nantinya akan disampaikan kepada Kementerian Tenaga Kerja saat aksi mogok nasional buruh se-Indonesia pada tanggal 3 Oktober 2012. "Saat ini, perekonomian dan buruh Kota Tangerang sangat terpuruk, jauh diatas kesejahteraan. Hal itu karena memaku sistem kerja kontrak. Jadi kita ingin agar sistem itu dihapuskan," pungkasnya.

Saat perwakilan buruh bertemu dengan Asda I Rahmat Hadis, mereka meminta agar surat yang berisi tuntutan buruh ditandatangani dan dicap. Namun Rahmat enggan menandatangani surat pernyataan dukungan tersebut. Alasannya, ia perlu mempelajari dulu isi suratnya.

"Saya mewakili pak Wali, sebenarnya sangat mendukung tuntutan buruh. Karena sistim kerja kontrak membuat buruh tidak sejahtera. Tapi suray ini tidak bisa ditandatangani sekarang, perlu kita pelajari dulu," ujarnya.

Menurut Rahmat, meski Pemkot mendukung penghapusan sistem kerja kontrak, namun keputusan tersebut tetap ada di Pemerintah pusat. "Yang punya kewenangan merevisi dan menghapus undang-undang itu pemerintah pusat," ungkapnya.


Atas pernyataan tersebut, perwakilan buruh merasa kecewa. Mereka menganggap dukungan Wali Kota Tangerang yang retorika karena tidak bisa memberikan bukti nyata. "Kalau cuma mendukung lewat omongan mah semua juga bisa. Tapi mana buktinya," pungkas Dedi.

NASIONAL
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:37

Pekerja yang belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran 2026 dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang disediakan pemerintah.

BANTEN
Pelabuhan Alternatif dan Skema Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Merak

Pelabuhan Alternatif dan Skema Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:21

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa sejumlah langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan penumpang di kawasan Pelabuhan Merak, Banten.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill