Connect With Us

Kawasan Neglasari Sudah Jadi Fasilitas Komersil Penunjang Bandara

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 11 November 2012 | 15:08

Kepala Dinas Tata Kota Pemkot Tangerang Dafyar Eliadi ( / )

TANGERANGNEWS.com-Dinas Tata Kota Tangerang menjadikan kawasan Kecamatan Neglasari sebagai tempat fasilitas penunjang Bandara Soekarno-Hatta. Sehingga di kawasan tersebut boleh digunakan untuk aspek-aspek komersil. Padahal sebelumnya, PT Angkasa Pura II telah melarang sekitar Bandara itu menjadi daerah komersil dengan alasan keselamatan penerbangan.

“Ya kawasan Neglasari terutama di sepanjang Jalan Surya Darma, itu diperuntukan sebagai fasilitas penunjang bandara seperti perdagangan, jasa dan pergudangan. Tapi tidak semua kawasan Neglasari, yang peruntukannya perumahan tetap jadi perumahan,” kata Kepala Dinas Tata Kota Pemkot Tangerang Dafyar Eliadi, Minggu (11/11).

Pantauan TangerangNews, tampak saat ini wilayah Neglasari sudah mulai ramai dengan sejumlah bangunan. Salah satu yang tengah dibangun adalah apartemen Skylonge@TamanSari. Ini jelas berbeda dengan aturan keselamatan penerbangan.

Menurut Dafyar, meski boleh dipergunakan untuk tempat komersial, Dinas Tata Kota mewajibkan ketentuan kepada pelaku usaha untuk membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH). Pasalnya, kawasan Neglasari sebelumnya adalah lahan pertanian.

“Jadi lahan yang dibangun harus disisakan 10 persen untuk RTH privat dan 20 persen untuk RTH publik. RTH ini sebagai ganti lahan pertanian dan amanah dari UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan juga harus sesuai dengan ketentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP) agar tidak menganggu aktivitas pesawat. “Dalam ketentuan itu diatur bangunan tidak boleh terlalu tinggi, atapnya juga tidak boleh mengkilat, dan lainnya,” ujarnya. (RAZ)

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

BANTEN
Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:31

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Jalan Rusak Makan Korban, Pengamat Sebut Pemkab Tangerang Berpotensi Melanggar HAM

Jalan Rusak Makan Korban, Pengamat Sebut Pemkab Tangerang Berpotensi Melanggar HAM

Rabu, 18 Februari 2026 | 21:49

Kabupaten Tangerang tengah menjadi sorotan lantaran banyaknya jalan rusak di sejumlah wilayah hingga tewasnya empat pengendara di Jalan Raya Pasar Kemis selama bulan Februari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill