Connect With Us

Lawan COVID-19, Tenaga Medis di Tangsel Difasilitasi Penginapan Hotel

Rachman Deniansyah | Rabu, 8 April 2020 | 11:38

Ilustrasi Perhotelan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan segera memberikan fasilitas penginapan bagi para tenaga medis dan paramedis yang berjuang dalam penanganan virus Corona atau COVID-19.

Demi kenyamanan para tenaga medis, Pemkot Tangsel akan menyediakan hotel sebagai ruang istirahat dan penginapannya.

Setidaknya hingga saat ini, sudah ada lima hotel yang telah bersedia. Kelimanya itu, diantaranya Hotel Santika BSD, Hotel Santika Premiere Bintaro, Hotel Grand Zuri, Aviari Bintaro dan Hotel Soll Marina Serpong.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, hotel-hotel itu nantinya akan menampung ratusan tenaga medis yang tanpa kenal lelah terjun menangani kasus COVID-19 di Tangsel ini.

"Bagi mereka yang terlibat secara aktif seperti dokter spesialis, dokter umum, paramedisnya itu ada bidan, perawat di RSU, Puskesmas Pamulang kurang lebih ada ratusan tenaga medis," tutur Benyamin, Selasa (7/4/2020).

Namun, lanjut Benyamin, untuk pelaksanaannya, Pemkot harus menerima permintaan terlebih dahulu dari yang bersangkutan, dalam hal ini adalah tenaga medis.

Hingga saat ini belum ada permintaan dari tenaga medis yang bersedia untuk menetap sementara di hotel. 

"Belum ada permintaan, tapi kita tetap stand by. Ya ini inisiatif kita (Pemkot Tangsel) dan disambut baik oleh PHRI, Alhamdulillah," tuturnya. 

"Nantinya jika sudah ada permintaan, kami akan siapkan transportasi antar jemput menuju hotel," sambungnya. 

Kepala Dinas Pariwsiata Tangsel Dadang Sofyan menambahkan, hingga saat ini, dari kelima hotel itu baru satu hotel yang sudah benar-benar siap dijadikan tempat beristirahat para tenaga medis COVID-19.

"Secara mental dan fisik untuk melayani petugas medis, hanya Hotel Santika BSD yang paling siap. Maka dari itu manajemen hotel tersebut menunggu arahan lebih lanjut terkait teknis pelaksanaannya," singkatnya. 

Langlah yang ditempuh Pemkot Tangsel ini, nampaknya disambut baik dan didukung penuh oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Tangerang Selatan (PHRI Tangsel). 

Ketua PHRI Tangsel Gusri Effendi menuturkan bahwa langkah tersebut sangat baik. "Bagus sekali, kita harus saling bekerja sama. Untuk menyelesaikan COVID-19 dibutuhkan saling bahu-membahu," ungkap Gusri, Rabu (8/4/2020).

Menurutnya, selain untuk memfasilitasi para tenaga medis, langkah itu juga dapat membantu usaha perhotelan dalam berjuang melawan jurang kerugian, yang terakhir telah mencapai 90 persen dari pendapatan biasanya.

"Dapat meminimalisasi kerugian perhotelan ya. Untuk besarannya itu dikembalikan ke manejemen hotel bersangkutan. Namun suasana begini pastilah pihak hotel memberikan diskon sebagai kepedulian," pungkasnya.(RAZ/HRU)

TANGSEL
Selama Ramadan ASN Tangsel Pulang Lebih Awal dan Tidak Ada Apel

Selama Ramadan ASN Tangsel Pulang Lebih Awal dan Tidak Ada Apel

Jumat, 20 Februari 2026 | 16:55

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan resmi melakukan penyesuaian ritme kerja bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN).

BISNIS
JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

JHL Group Tegaskan Standar Kinerja dan Daya Saing Lewat JHL Award 2026

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:49

Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANTEN
Dilaporkan Pengacara Pelaku, Korban Penipuan Istri Polisi di Serang Banten Jadi Tersangka

Dilaporkan Pengacara Pelaku, Korban Penipuan Istri Polisi di Serang Banten Jadi Tersangka

Sabtu, 21 Februari 2026 | 19:14

Sudah jatuh tertimpa tangga. Itu yang dialami wanita berinisial AM, korban penipuan istri polisi berinisial DV di Serang, Banten. Ia turut menjadi tersangka setelah dilaporkan pengacara DV atas kasus penghinaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill