Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan
Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan akan segera memberikan fasilitas penginapan bagi para tenaga medis dan paramedis yang berjuang dalam penanganan virus Corona atau COVID-19.
Demi kenyamanan para tenaga medis, Pemkot Tangsel akan menyediakan hotel sebagai ruang istirahat dan penginapannya.
Setidaknya hingga saat ini, sudah ada lima hotel yang telah bersedia. Kelimanya itu, diantaranya Hotel Santika BSD, Hotel Santika Premiere Bintaro, Hotel Grand Zuri, Aviari Bintaro dan Hotel Soll Marina Serpong.
Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, hotel-hotel itu nantinya akan menampung ratusan tenaga medis yang tanpa kenal lelah terjun menangani kasus COVID-19 di Tangsel ini.
"Bagi mereka yang terlibat secara aktif seperti dokter spesialis, dokter umum, paramedisnya itu ada bidan, perawat di RSU, Puskesmas Pamulang kurang lebih ada ratusan tenaga medis," tutur Benyamin, Selasa (7/4/2020).
Namun, lanjut Benyamin, untuk pelaksanaannya, Pemkot harus menerima permintaan terlebih dahulu dari yang bersangkutan, dalam hal ini adalah tenaga medis.
Hingga saat ini belum ada permintaan dari tenaga medis yang bersedia untuk menetap sementara di hotel.
"Belum ada permintaan, tapi kita tetap stand by. Ya ini inisiatif kita (Pemkot Tangsel) dan disambut baik oleh PHRI, Alhamdulillah," tuturnya.
"Nantinya jika sudah ada permintaan, kami akan siapkan transportasi antar jemput menuju hotel," sambungnya.
Kepala Dinas Pariwsiata Tangsel Dadang Sofyan menambahkan, hingga saat ini, dari kelima hotel itu baru satu hotel yang sudah benar-benar siap dijadikan tempat beristirahat para tenaga medis COVID-19.
"Secara mental dan fisik untuk melayani petugas medis, hanya Hotel Santika BSD yang paling siap. Maka dari itu manajemen hotel tersebut menunggu arahan lebih lanjut terkait teknis pelaksanaannya," singkatnya.
Langlah yang ditempuh Pemkot Tangsel ini, nampaknya disambut baik dan didukung penuh oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Tangerang Selatan (PHRI Tangsel).
Ketua PHRI Tangsel Gusri Effendi menuturkan bahwa langkah tersebut sangat baik. "Bagus sekali, kita harus saling bekerja sama. Untuk menyelesaikan COVID-19 dibutuhkan saling bahu-membahu," ungkap Gusri, Rabu (8/4/2020).
Menurutnya, selain untuk memfasilitasi para tenaga medis, langkah itu juga dapat membantu usaha perhotelan dalam berjuang melawan jurang kerugian, yang terakhir telah mencapai 90 persen dari pendapatan biasanya.
"Dapat meminimalisasi kerugian perhotelan ya. Untuk besarannya itu dikembalikan ke manejemen hotel bersangkutan. Namun suasana begini pastilah pihak hotel memberikan diskon sebagai kepedulian," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.
TODAY TAGKementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memblokir akses ke Wikimedia Commons pada Rabu, 25 Maret 2026.
Pemerintah menetapkan peringatan Jumat Agung dan Paskah sebagai libur nasional pada April 2026. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026,
Pemerintah tengah mendorong percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) di sejumlah daerah, demi mewujudkan Indonesia yang lebih bersih dan mandiri energi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews