Connect With Us

10 Catatan Fraksi PDI Perjuangan Jika Tangsel Berlakukan PSBB

Rachman Deniansyah | Selasa, 7 April 2020 | 13:25

Putri Ayu Anisya, Anggota Komisi II DPRD Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Penyebaran virus Corona (COVID-19) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus meluas, jumlah korban pun terus bertambah, sehingga tidak menutup kemungkinan Pemerintah Kota Tangsel akan memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Fraksi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) DPRD Kota Tangsel pun mengingatkan Pemkot Tangsel untuk mempersiapkan segala sesuatunya sesuai Peraturan Pemerintah  No 21/2020 tentang PSBB Dalam Rangka Percepatan Covid-19.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Tangsel Putri Ayu Anisya menekankan, Pemkot Tangsel harus menyiapkan berbagai skenario untuk memutus mata rantai COVID-19, salah satunya PSBB.

“Saat ini, jumlah korban terus bertambah dan meluas, maka pemberlakukan PSBB bisa menjadi salah satu solusi kebijakan di Tangsel,” ungkap Putri, Selasa (7/4/2020).

Lanjut Putri, berdasarkan data Satgas penangan COVID-19 Provinsi Banten, saat ini jumlah kasus positif dan kematian akibat virus Corona di Tangsel tertinggi se-Tangerang Raya.

Data Satgas COVID-19 Tangsel pun merilis, per 6 April 2020, 11 orang meninggal karena positif dan 25 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP).

Lanjut dia, PSBB harus dipersiapakan saat jumlah kasus PDP dan orang dalam pemantauan (ODP) juga terus bertambah.

Berdasarakan data juga, sudah terjadi 56 kasus (11 meninggal, 2 sembuh, 43 masih dirawat). PDP sebanyak 185 (25 meninggal, 160 masih dirawat). ODP sebanyak 450 (16 senbuh, 434 masih dipantau).

“Maka ketersediaan kebutuhan hidup dasar, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran, operasional jaringan pengaman sosial dan keamanan harus benar-benar dipersiapkan jauh-jauh hari, agar saat PSBB kita benar-benar siap,” jelasnya.

 

Fraksi PDIP pun memberikan sejumlah catatan saat Tangsel memberlakukan PSBB, diantaranya:

1. Pemkot Tangsel harus benar-benar memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat dan mengendalikan harga melalui operasi pasar.

2. Pemkot Tangsel mesti memastikan distribusi kebutuhan pokok dengan cara yang aman dan nyaman, sehingga masyarakat tidak perlu banyak keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan pokok.

3. Selama pandemi COVID-19, masyarakat rentan dan tidak mampu harus tercukupi kebutuhan dasarnya melalui program jaringan pengaman sosial berupa bantuan langsung, baik berupa tunai maupun non tunai, sehingga Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemkot Tangsel memastikan ketersediaan anggarannya.

4. Penyaluran bantuan untuk masyarakat rentan dan tidak mampu itu harus jelas skema programnya, jangka waktunya serta akurasi data masyarakat penerima bantuan.

5. Operasional rumah sakit dan sarana layanan kesehatan lainnya tetap berjalan, terutama rumah sakit rujukan pasien COVID-19.

6. Fraksi PDI Perjungan juga meminta Pemkot Tangsel memastikan ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, alat pelindung diri (APD) dan nutirisi untuk tim medis.

7. Untuk mempercepat memutus mata rantai COVID-19, Pemkot Tangsel harus memastikan ketersediaan fasilitas untuk menampung dan merawat pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP) dengan tenaga medis, faslitas peralatan medis dan sarana penunjang lainnya yang mumpuni.

8. Sementara, untuk menjaga agar sebaran COVID-19 semakin terkendali, Fraksi PDI Perjuangan meminta Pemkot Tangsel semakin mengintensifkan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang publik dan pemukiman masyarakat.

9. Selain itu, untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menggunakan transportasi umum dan fasilitas umum lainnya, maka harus tersedia sarana mencuci tangan atau hand sanitizer. 

10. Untuk menjaga disiplin masyarakat selama diberlakukannya PSBB, maka kegiatan-kegiatan yang dilarang dalam Peraturan Pemerintah  No 21/2020 harus benar-benar dipatuhi oleh masyarakat. Sehingga, sosialisasi perlu dilakukan secara massif.

“Fraksi PDI Perjuangan mendorong Wali Kota Tangsel melakukan langkah-langkah strategis dan cepat agar pandemi COVID-19 ini segera bisa diatasi,” pungkasnya. (RMI/RAC)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill