Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tangerang Selatan menilai, jumlah warga yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona (COVID-19) tidak seimbang dengan kinerja tim Gugus Tugas.
Bahkan, Gugus Tugas Kota Tangsel yang saat ini dinakhodai Wali Kota, Airin Rachmi Diany disebut lambat.
"Kami Gerindra melihat Gugus Tugas COVID-19 Tangsel sangat lambat bekerjanya dan kurang responsif terhadap kondisi di lapangan," ungkap Ketua DPC Gerindra Tangsel Li Claudia Chandra kepada TangerangNews, Sabtu (4/4/2020).
Sehingga, kata dia, hal itu berdampak pada tidak maksimalnya penanganan pada bahaya yang ditimbulkan oleh virus yang saat ini sedang mengguncang dunia tersebut.
"Protokol penanganan COVID-19 belum dijalankan dengan benar. Sebagai contoh protokol komunikasi publik. Diawal kami sudah meminta agar ada keterbukaan informasi terkait penanganan penyebaran virus ini. Kedua informasi update tentang masyarakat yang terdampak, terakhir publikasi pada Kamis 2 April 2020, sampai siang ini tidak ada informasi lagi yang disampaikan," terang perempuan yang akrab disapa Alin tersebut.
Karena dinilai lambat, lanjut Alin, Fraksi Gerindra sudah meminta kepada pimpinan DPRD Kota Tangsel untuk memanggil Gugus Tugas COVID-19.
"Tujuan kami memanggil adalah untuk mengetahui sejauh mana penanganan COVID-19 ini, dan apa rencana aksi serta strategi dari Gugus Tugas COVId-19 Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGKawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Muhammad Amud mendorong pemerintah daerah memperkuat kolaborasi dengan masyarakat dan sektor swasta untuk mengatasi persoalan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews