Connect With Us

Kinerja Airin Tangani COVID-19 Dinilai Gerindra Tangsel Lambat

Rachman Deniansyah | Sabtu, 4 April 2020 | 13:51

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tangerang Selatan Li Claudia Chandra. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Tangerang Selatan menilai, jumlah warga yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona (COVID-19) tidak seimbang dengan kinerja tim Gugus Tugas.

Bahkan, Gugus Tugas Kota Tangsel yang saat ini dinakhodai Wali Kota, Airin Rachmi Diany disebut lambat.

"Kami Gerindra melihat Gugus Tugas COVID-19 Tangsel sangat lambat bekerjanya dan kurang responsif terhadap kondisi di lapangan," ungkap Ketua DPC Gerindra Tangsel Li Claudia Chandra kepada TangerangNews, Sabtu (4/4/2020).

Sehingga, kata dia, hal itu berdampak pada tidak maksimalnya penanganan pada bahaya yang ditimbulkan oleh virus yang saat ini sedang mengguncang dunia tersebut.

"Protokol penanganan COVID-19 belum dijalankan dengan benar. Sebagai contoh protokol komunikasi publik. Diawal kami sudah meminta agar ada keterbukaan informasi terkait penanganan penyebaran virus ini. Kedua informasi update tentang masyarakat yang terdampak, terakhir publikasi pada Kamis 2 April 2020, sampai siang ini tidak ada informasi lagi yang disampaikan," terang perempuan yang akrab disapa Alin tersebut.

Karena dinilai lambat, lanjut Alin, Fraksi Gerindra sudah meminta kepada pimpinan DPRD Kota Tangsel untuk memanggil Gugus Tugas COVID-19.

"Tujuan kami memanggil adalah untuk mengetahui sejauh mana penanganan COVID-19 ini, dan apa rencana aksi serta strategi dari Gugus Tugas COVId-19 Tangsel," pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Spesifikasi Pesawat Airbus A380 Emirates yang Sempat Singgah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bisa Terbang 15.000 Km Nonstop

Senin, 10 Agustus 2026 | 12:55

Maskapai Emirates memiliki salah satu pesawat komersial terbesar di dunia, yakni Airbus A380 yang pada Sabtu, 8 Agustus 2026, lalu, sempat mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill