Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Virus Corona (COVID-19) tidak hanya mengguncang aspek kesehatan, namun juga ekonomi. Tak sedikit warga yang mengalami kesulitan ekonomi setelah mereka dirumahkan dari tempat kerjanya.
Dampak terparah pun menimpa masyarakat miskin. Disaat pemerintah mengimbau warga melakukan aktivitas di rumah saja, aspek perekonomian mereka pun harus mendapat perhatian serius negara.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan pun tengah menyiapkan skema bantuan untuk warganya yang masuk golongan tidak mampu (miskin).
Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan bahwa bantuan akibat dampak dari wabah virus Corona yang sedang mengguncang dunia itu tengah dirumuskan.
"Sedang dirumuskan mengenai bantuan itu oleh dinas teknis," kata Benyamin saat dihubungi, Kamis (2/4/2020).
Sementara itu, menurut catatan Dinas Sosial, terdapat sekitar 13.000 Kelapa Keluarga (KK) di Tangsel yang tergolong sebagai keluarga tidak mampu. Mereka, kata Benyamin, tersebar di hampir seluruh Kecamatan.
"Kurang lebih ada 13.000 KK. Untuk dapat detailnya data tersebut ada di Dinsos," sambungnya.
Benyamin menjelaskan, bantuan itu akan disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah nomor 21 tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Undang-undang nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.
Sementara, untuk mekanisme teknis, kata dia, sedang dalam pembahasan Dinas Sosial, misalnya cara penyaluran.
"Sedang dirumuskan dari berbagai indikatornya sesuai PP 21 tahun 2020, sebelum nantinya Ibu Wali Kota mengusulkan ke Menkes," pungkasnya. (RMI/RAC)
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengambil sumpah pengangkatan dua ASN sekaligus penyerahan SK pensiun kepada 85 pegawai di lingkup Pemkot Tangerang yang memasuki masa purnabakti.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mendorong aplikasi SIDONI yang dikembangkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang dapat dimanfaatkan secara nasional.
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""