Connect With Us

Limbahnya Dibuang Sembarang, Rumah Sapi di Larangan Dibongkar

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 5 Februari 2013 | 17:52

peternakan sapi. (tangerangnews / ist)

 

 
TANGERANGNEWS.com-Dinas Pertanian dan Perternakan Kota Tangerang akan membongkar rumah penggemukan sapi di Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang. Pasalnya, tempat tersebut kerap membuang limbah kotoran sapi di sembarang tempat sehingga mengganggu warga.
 
Sekretaris Dinas Pertanian Kota Tangerang Charum mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat peringatan pembongkaran kepada pemilik penggemukan sapi di Larangan untuk segera memindahkan tempatnya ke lokasi lain.
 
“Surat sudah kita layangkan dari pertengahan Januari 2013. Kita beri waktu selama dua bulan. Kala tidak dipindahkan, kemungkinan akan kita bongkar paksa,” katanya, Selasa (5/2).
 

Menurutnya, pembongkaran rumah penggemukan sapi itu karena banyaknya warga sekitar yang mengeluh lantaran kerap mencium aroma tak sedap dari limbah kotoran.
 
 “Laporan warga langsung kita respon. Nanti akan tempat itu dipindah ke Rumah Pemotngan Hewan (RPH) Bayur, karena disana ada lahan kosong,” tukas Charum.
 
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Tangerang,  Iis Aisyah menjelaskan, pembuangan limbah kotoran dikarenakan pemilik rumah penggemukan sapi tak memperhatikan estetika dalam pembangunannya.
 
“Rumah penggemukan sapi ataupun rumah peternakan hewan, seharusnya mengkonsultasikan terlebih dahulu sketsa pembangunan dalam hal ini dengan Dinas Tata Kota Tangerang. Padahal kita jauh-jauh hari sudah mensosialisasikan tersebut ke peternaknya, tapi sepertinya tidak digubris," ungkapnya.(RAZ)
 
 
BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill