KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah kapal diduga membuang limbah oli campuran di perairan Merak, Banten. Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) itu mencemari markas Ditpolairud dan sebagian pesisir Pulorida.
Kapal itu diduga membuang limbah pada malam hari. Pihak kepolisian baru mengetahui adanya limbah sekitar pukul0 6.00 WIB di markas mereka. Mengetahui kejadian itu, polisi langsung menyisir lokasi terdampak.
"Kita dapat info itu sekitar jam 6 pagi bahwa ada pencemaran limbah yang berdampak di kantor kita, setelah itu Bapak Dirpolairud Polda Banten memerintahkan kita untuk melakukan lidik (penyelidikan) ke perairan," kata Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Banten, AKBP Noman Trisapto kepada wartawan, Rabu (12/2/2020).

Hasil dari penyelidikan dan penyisiran wilayah pesisir, polisi baru menemukan dua lokasi terdampak limbah kapal. Polisi juga masih mencari kapal mana yang ditengarai membuang limbah hingga mencemari markas mereka.
"Hasil dari pemeriksaan dan pemantauan kapal patroli, untuk dampaknya limbah pencemaran ini sebagian kecil ada juga di perairan Pulorida kalau di Salira kita belum dapati Itu kayaknya oli campuran yang di got-got kapal itu bekas-bekas cleaning-an," ujarnya.
Polisi sudah memeriksa 4 kapal yang ditengarai membuang limbah namun hasil pemeriksaan nihil. Kapal pembuang oli diduga melakukan aksinya sambil berlayar
"Sampai dengan saat ini tim kita masih melakukan penyelidikan di tengah laut. Sudah 4 kapal yang diperiksa tapi semuanya tidak terbukti," tuturnya. (RAZ/RAC)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews