Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang
Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TANGERANGNEWS.com-Sebuah kapal diduga membuang limbah oli campuran di perairan Merak, Banten. Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) itu mencemari markas Ditpolairud dan sebagian pesisir Pulorida.
Kapal itu diduga membuang limbah pada malam hari. Pihak kepolisian baru mengetahui adanya limbah sekitar pukul0 6.00 WIB di markas mereka. Mengetahui kejadian itu, polisi langsung menyisir lokasi terdampak.
"Kita dapat info itu sekitar jam 6 pagi bahwa ada pencemaran limbah yang berdampak di kantor kita, setelah itu Bapak Dirpolairud Polda Banten memerintahkan kita untuk melakukan lidik (penyelidikan) ke perairan," kata Kasubdit Patroli Ditpolairud Polda Banten, AKBP Noman Trisapto kepada wartawan, Rabu (12/2/2020).

Hasil dari penyelidikan dan penyisiran wilayah pesisir, polisi baru menemukan dua lokasi terdampak limbah kapal. Polisi juga masih mencari kapal mana yang ditengarai membuang limbah hingga mencemari markas mereka.
"Hasil dari pemeriksaan dan pemantauan kapal patroli, untuk dampaknya limbah pencemaran ini sebagian kecil ada juga di perairan Pulorida kalau di Salira kita belum dapati Itu kayaknya oli campuran yang di got-got kapal itu bekas-bekas cleaning-an," ujarnya.
Polisi sudah memeriksa 4 kapal yang ditengarai membuang limbah namun hasil pemeriksaan nihil. Kapal pembuang oli diduga melakukan aksinya sambil berlayar
"Sampai dengan saat ini tim kita masih melakukan penyelidikan di tengah laut. Sudah 4 kapal yang diperiksa tapi semuanya tidak terbukti," tuturnya. (RAZ/RAC)
Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.
TODAY TAGDalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di Pasar Modern BSD, Serpong, pada Rabu 11 Maret 2026, tim gabungan dari Komisi IX DPR RI, BPOM, dan Pemkot Tangsel menemukan sejumlah bahan pangan berbahaya yang masih beredar bebas.
Layanan Transjabodetabek rute SH2 yang menghubungkan Terminal Blok M dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) resmi diluncurkan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews