Connect With Us

WH: Jangan Acak-Acak Partai Demokrat

| Selasa, 26 Februari 2013 | 18:55

Wahidin Halim di depan Kader Muda Demokrat (KMD), di Padang Golf Modernland, Cipondoh, Kota Tangerang (tangerangnews / dira)


TANGERANG
-Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Wahidin Halim (WH), menyatakan, mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, untuk tidak membuat ulah dengan mengacak-acak partai berlambang mercy itu.

"Jika dia menyayangi partai ini, jangan mengorbankannya. Jangan coba mengacak-acak Partai Demokrat," ucap Wahidin di kediamannya, Selasa (26/2).

Wahidin sengaja menggelar konferensi pers dan membahas masalah Partai Demokrat, karena berada dalam kondisi yang memprihatinkan. "Sebagai kader yang peduli, saya terpanggil untuk melindungi partai ini," ujarnya.

Seperti diketahui, Anas Urbaningrum sempat mengancam bahwa penetapan dirinya sebagai tersangka oleh KPK, adalah awal dari sebuah malapetaka. Masih ada lembar berikutnya, yang akan diungkap oleh mantan Ketua HMI itu.

Apa yang diungkapkan Anas mendapat respons beragam dari para kader Partai Demokrat. Bagi yang pro-Anas, maka akan mendukungnya. Sedangkan bagi yang kontra, hal itu dianggap sebagai sebuah ancaman.

Wahidin Halim sendiri, mendesak DPP dan Majelis Tinggi Partai Demokrat untuk menggelar kongres luar biasa (KLB). Karena sebentar lagi memasuki masa proses pemilu legislatif.

"Kalau lama-lama, bisa mengganggu proses pencalegan. Karena April sudah mulai. Sementara untuk mengurus caleg, perlu tanda tangan pimpinan partai," ucapnya.

Wahidin juga mendesak pimpinan Partai Demokrat untuk segera membersihkan partai itu dari para kader yang tidak disiplin dan terindikasi korupsi. Hal itu guna memulihkan kredibilitas Partai Demokrat yang saat ini sedang terpuruk.

"Saya rasa kalau semua berjalan baik, Partai Demokrat bisa bangkit seperti dulu," ujarnya.
BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill