Connect With Us

Wakil Wali Kota Minta Guru Tingkatkan Kapabilitas

| Rabu, 13 Maret 2013 | 18:54

Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat memberikan arahan kepada guru. (tangerangnews / humas)

TANGERANG-Wakil Wali Kota Tangerang Arief R.Wismansyah menyatakan bahwa guru di Kota Tangerang hendaknya terus berupaya meningkatkan kapabilitas dalam mengajar sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkannya. Hal itu harus dilakukan agar mampu menjadi guru yang kompeten dibidangnya.
 
Oleh karenanya sertifikasi pendidik merupakan motivasi dan semangat bagi guru untuk mewujudkan guru yang profesional.
 
Demikian disampaikan Wakil Walikota Tangerang Saat Memberikan Sertifikat Pendidik bertempat di Plaza Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Rabu (13/03).
 
Dikatakannya bahwa Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan  terus mendorong seluruh guru di Kota Tangerang untuk memperoleh  sertifikat pendidik melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).
 
Sehingga para guru benar-benar mumpuni dalam bidang pelajarannya. Dengan adanya sertifikat pendidik, diharapkan guru dapat lebih inovatif dan kreatif dalam memberikan pelajaran di kelas sehingga menghasilkan murid yang berkualitas.
 
”Saya berharap pemberian sertifikasi ini dapat memacu semangat guru dalam mengajar,” ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tabrani melaporkan bahwa guru yang akan menerima sertifikat pendidik sebanyak 579 guru dengan rincian 346 guru yang lulus PLPG ulang terdiri dari guru TK 65, SD 81, SMP 88, SMA 26, SMK 77 dan SLB 9 guru.
 
Dan guru yang perbaikan sertifikat tahap pertama sebanyak 233 orang.
Sebanyak 579 guru ini telah dinyatakan lulus sebagai peserta ujian ulang PLPG berdasarkan keputusan Rektor Universitas Negeri Jakarta No. 685.b/SP/2012 tanggal 25 Oktober 2012. (RAZ)
 
 
 
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill