Connect With Us

Pemkot Tangerang Raih Akuntabilitas Kinerja dan Pelayanan Publik Terbaik

| Kamis, 28 Maret 2013 | 18:05

Pemkot Tangerang Raih Akuntabilitas Kinerja dan Pelayanan Publik Terbaik ( / )

TANGERANG-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meraih penghargaan Akuntabilitas Kinerja dan Pelayanan Publik kedua kalinya dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN). Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri PAN Azwar Abubakar kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Harry Mulya Zein di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/03).

Harry mengatakan prestasi ini sekali lagi bukanlah tujuan akhir, akan tetapi bagaimana Pemkot Tangerang dapat terus meningkatkan kualitas kinerja serta pelayanan pada masyarakat khususnya masyarakat Kota Tangerang. “Prestasi ini salah satu bukti penyelenggaraan pemerintahan yang baik,” paparnya.

Selain itu, Harry juga menyampaikan Pemkot Tangerang akan terus melakukan pembangunan disegala bidang secara optimal. "Untuk itu masyarakat juga diharapkan dapat terus berpatisipasi dalam setiap program pembangunan dan turut membangun Kota Tangerang menjadi kota yang lebih berkilau lagi dimasa yang akan datang," katanya.

Sementara Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, penghargaan Akuntabilitas Kinerja dan Pelayanan Publik ini merupakan yang kedua kalinya didapatkan. Tahun lalu, kata Arief, Pemkot Tangerang berada di posisi tiga. "Ini penghargaan ke dua. Tahun ini kita masuk posisi 10 besar," ujarnya.

Arief menambahkan, sebelumnya tim penilai melakukan survei terhadap beberapa pelayanan publik Pemkot Tangerang seperti perizinan satu pintu di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT), SMK Negeri 3, Puskesmas Cipondoh dan Klinik Metadon.

"Tempat-tempat itu yang menjadi tolak ukur penghargaan tersebut. Tapi tim tidak menggambarkan secara detail komponen apa saja," katanya.(RAZ)
MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill