Connect With Us

Juli Batas Akhir Rekaman e-KTP

| Kamis, 25 April 2013 | 18:52

e-KTP di Kota Tangerang diluncurkan. (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang menghimbau kepada masyarakat yang belum merekam kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) untuk segera melakukan rekaman ke kantor kecamatan setempat. Pasalnya, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan bats waktu rekaman hingga bulan Juli 2013.
 
"Bulan Juli semua rekaman harus sudah selesai, karena Kemendagri akan memberikan semua fisik e-KTP pada Oktober 2013.  Dan pada 2014, semua penduduk Indonesai harus sudah pakai e-KTP," ujar Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Rina Hernaningsih, ketika memberikan Sosialisasi Kebijakan Kependudukan di Kantor Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang, Kamis (25/4).
 
Saat ini, kata Rina, pihaknya tengah mempecepat perekaman di  tiap kecamatan. Untuk itu, masyarakat wajib KTP yang belum rekaman diminta segera datang ke kantor kecamatan. "Kalau lewat bulan Juli, takutnya nanti tidak tercover," paparnya.
 
Ditanya jumlah masyarakat Kota Tangerang yang belum melakukan rekaman, Rina tidak bisa memastikan. Menurutnya, program e-KTP dimulai Kemendagri sejak tahun 2009. Pihaknya telah menyelesaikan 100 persen rekaman atau sebanyak 920.207 orang wajib KTP.
 
"Tapi tiap tahun kan jumlah penduduk selalu mengalami perubahan. Ada yang datang, pindah dan meninggal . Di Kecamatan Batu Ceper sendiri masih ada 20 orang yang belum terekam. Jadi kita mau sisir tiap kecamatan biar abis semua," paparnya.
 
Dia mengutarakan, sekitar 900 ribu fisik e-KTP untuk warga Kota Tangerang telah tercetak. Sebanyak 800 ribu telah telah didistribusikan. "Sisanya sebanyak 100 ribu e-KTP siap didistribusikan kepada pemiliknya melalui peranan kelurahan dan RT/RW pada bulan Mei," ungkap Rina.(RAZ)
 
TANGSEL
Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Tanggapi Isu Truk Sampah di Bogor, Pemkot Tangsel: Bukan Milik Kami

Sabtu, 7 Februari 2026 | 21:37

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait video viral di media sosial yang memperlihatkan aktivitas armada pengangkut sampah di wilayah Bogor, Jawa Barat.

BANTEN
Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Komisi X DPR Soroti Banyak Pemuda Nganggur di Banten, Padahal Kawasan Industri

Kamis, 5 Februari 2026 | 20:12

Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill