Sachrudin Ajak Semua Kandidat Berteman
Jumat, 6 September 2013 | 19:04
“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi aktif dalam Pilkada. Ini adalah kemenangan seluruh masyarakat,” katanya.
“Saya berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi aktif dalam Pilkada. Ini adalah kemenangan seluruh masyarakat,” katanya.
Rekapitulasi suara tingkat kota pada Pilkada Kota Tangerang telah selesai dilakukan oleh KPU Provinsi Banten, Jumat (6/9) petang di Hotel Olive, Karawaci, Kota Tangerang.
RECOMENDEDSuami Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Hikmat Tomet membela adik Wahidin Halim, Abdul Syukur dalam Pilkada Kota Tangerang.
"Selain itu juga diundang saksi-saksi para calon, Panwaslu Kota Tangerang, Bawaslu dan KPU RI. Sekaligus Wali Kota Tangerang Wahidin Halim, unsur Muspida, DPRD, kepolisian dan lainnya" kata Ketua KPU Provinsi Banten Agus Supriyatna, Kamis (5/9).
Sebanyak 21 orang disidang tindak pidana ringan (tipiring) di Plaza Puspem, Kamis (5/9). Mereka merupakan pelanggar ketertiban yang terjaring hasil razia Satpol PP Kota Tangerang pada hari itu juga.
“Ya memang ruang terbuka hijau kita sudah minim. Kita sih inginnya dimaksimalkan dulu mall yang ada saat ini. Jadikan mall itu sebagai mall yang bisa juga untuk wisata keluarga,” ujar Ketua DPRD Kota Tangerang.
Jika surat keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) turun nanti. Arief R Wismansyah bisa menjadi Wali Kota definitif dengan rapat paripurna yang digelar oleh DPRD Kota Tangerang.
“Saya hubungi keduanya. Teman saya Yudha dan Mulyadi datang untuk menolong melepaskan ban yang kempes,” ujar korban.
"Kalau biasanya kami hanya melayani sekitar 50 orang yang ingin membuat SKCK, kali ini bisa mencapai 200 orang," tegasnya, Kamis (4/9)
Pihak Polres Metro Tangerang menyayangkan tindakan KPU Kota Tangerang yang tidak dikawal saat menarik uang untuk menyelenggarakan rekapitulasi suara tingkat Kota Tangerang.
TANGERANG-Sekretaris KPU Kota Tangerang Ahmad Syafei mengatakan, peristiwa pencurian yang dialami pihaknya merupakan yang pertama kalinya terjadi.
Kawanan pencuri membawa kabur uang milik KPU Kota Tangerang sebesar Rp500 juta yang akan dipergunakan untuk biaya operasional rekapitulasi suara dan rapat pleno penetapan Wali Kota Tangerang 2013-2018, Rabu (4/9) siang.
“Jika ada pengembang yang belum menyerahkan fasos-fasumnya maka sebaiknya dikejar dan diraih, sehingga bisa ditanami pohon,” tambahnya.
Wahidin Halim berbicara soal pengalamannya selama menjadi Wali Kota Tangerang.
"Gugatan tersebut atas penyelenggaraan (Pilwakot) bukan tentang hasil kemenangan Pak Arief. Itu sudah lama sebelum pencoblosan," kata Miing, Selasa (3/9).
Usai cuti untuk mengikuti Pilkada Kota Tangerang, Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kembali masuk kantor dan melakukan peninjauan perbaikan Jembatan Satria Jaya.