Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Sepasang pria dan wanita kepergok berhubungan seks di pesawat Rossiya Airlines, maskapai milik negara Rusia.
Aksi keduanya menarik perhatian penumpang dan membuat mereka merekamnya. Pasangan itu marah kepada para penumpang.
Dilansir Sindonews.com, pasangan ini diketahui pria 41 tahun dan wanita 43. Mereka dilaporkan dalam keadaan mabuk dan melakukan seks oral di tempat duduk kelas ekonomi pada 26 Oktober 2019.
Perbuatan asusila itu diketahui oleh pramugari. Dengan emosi dia memerintah pasangan tersebut untuk berhenti.
"Anda tahu, kapten telah diberitahu bahwa Anda melakukan seks oral di tempat umum. Pesawat akan mendarat dan Anda akan keluar dari sini," ujarnya dalam rekaman video yang tersebar.
Penumpang wanita hanya diam, tapi si pria mengumpat ke para penumpang yang merekamnya. Pasangan itu pun terus menjadi tontonan para penumpang lain.
Setelah pesawat mendarat, keduanya langsung ditahan petugas kepolisian. Polisi tidak mengungkapkan nama masing-masing pasangan, namun si pria diketahui berasal dari Vladivostok. Sedangkan si wanita berasal dari Nakhodka.
Mereka ditemukan mabuk pada saat tiba di bandara Moskow. Surat kabar setempat, Senin (28/10/2019), melaporkan bahwa mereka telah bertemu di Bandara Sheremetyevo di Moskow sebelum naik pesawat. Keduanya diduga telah mampir di sebuah bar terlebih dahulu.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Rusia, pasangan itu menghadapi 15 hari "penahanan administratif" dan denda.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPersita Tangerang harus mengakui keunggulan Borneo FC dengan skor 0-2 pada lanjutan pekan ke-31 BRI Super League.
Meski dibanderol dengan harga fantastis, minat dan kebutuhan akan produk hunian mewah saat ini masih menjadi incaran masyarakat super high-end.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews