Connect With Us

Trump Umumkan Darurat Ekonomi Nasional, Sebut AS Diperlakukan Tidak Adil dalam Perdagangan  

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 3 April 2025 | 14:25

Donald Trump. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan keadaan darurat ekonomi nasional pada Selasa, 2 April 2025, waktu setempat.

Dalam kesempatannya, Trump menyebut kebijakan perdagangan negara-negara lain telah merugikan AS, menciptakan defisit perdagangan yang besar dan mengancam keamanan nasional serta ekonomi negaranya.  

Menurutnya, banyak mitra dagang AS menerapkan tarif dan hambatan non-tarif yang membuat produk Amerika kurang kompetitif di pasar global. 

"Saya menemukan bahwa kondisi yang mendasarinya, termasuk kurangnya timbal balik dalam hubungan perdagangan bilateral kita, tingkat tarif dan hambatan non-tarif yang berbeda," ujar Trump dikutip dari CNN Indonesia, Kamis, 3 April 2025.

Sebagai langkah lanjutan, Trump menandatangani memorandum kebijakan perdagangan untuk menginvestigasi penyebab defisit perdagangan AS. 

Investigasi ini juga meneliti dampaknya terhadap ekonomi dan keamanan nasional, serta mengidentifikasi praktik perdagangan tidak adil yang dilakukan negara lain. 

Selain itu, ia menandatangani memorandum Perdagangan Timbal Balik dan Tarif pada 13 Februari 2025 guna meninjau lebih dalam mengenai ketidakseimbangan dalam hubungan dagang AS.  

Trump menyatakan telah menerima hasil akhir investigasi tersebut pada 1 April 2025 dan langsung mengambil tindakan berdasarkan temuannya.  

Menurut laporan CNN, defisit perdagangan AS pada 2024 mencapai rekor US$1,2 triliun akibat lebih banyaknya impor dibanding ekspor barang. Namun, para ekonom menilai defisit ini tidak sepenuhnya mencerminkan keadaan ekonomi AS secara keseluruhan. 

Pasalnya, AS justru mencatat surplus dalam sektor jasa dengan nilai ekspor mencapai US$1,1 triliun—angka tertinggi sepanjang sejarah. Selain itu, defisit perdagangan barang juga diimbangi oleh surplus dalam akun modal dan keuangan, termasuk transaksi aset asing serta pengampunan utang internasional.

BANTEN
16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

16 Lokasi di Banten Masih Menanti Akses Listrik, PLN Targetkan Menyala Akhir Desember

Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:15

Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.

TEKNO
Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Buruan Daftar, Program NextDev ke-12 Cari Inovasi AI Solusi Isu Sosial dan Lingkungan

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:38

Di tengah tantangan penurunan pendanaan perusahaan rintisan (startup) di Indonesia yang tercatat merosot hingga 94,8 persen sepanjang rentang 2021–2025, Telkomsel kembali menghadirkan angin segar bagi para pengembang teknologi nasional.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

HIBURAN
Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Batik Indra Loka Hadirkan 30 Koleksi Busana Modern di Pendopo Alam Sutera

Senin, 12 Oktober 2026 | 14:52

Batik Indra Loka memperkenalkan 30 koleksi busana siap pakai (ready-to-wear) melalui Saun Tara Collection Premiere di Pendopo, Living World Alam Sutera, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill