Connect With Us

Menyusut hingga 898 Ribu Orang, Populasi Penduduk di Negara Ini Makin Merosot

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 16 April 2025 | 09:41

Ilustrasi Bayi (Merdeka / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com- Jumlah penduduk Jepang kembali mengalami penurunan yang cukup ekstrem. Hingga Oktober 2024, total populasi tercatat sebanyak 120,3 juta jiwa, yakni berkurang 898.000 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menjadi rekor penurunan terbesar sejak pemerintah mulai mencatat data populasi pada 1950.

Kementerian Dalam Negeri Jepang menyebut angka kelahiran di negaranya termasuk yang paling rendah di dunia. Kondisi ini berdampak besar terhadap ketersediaan tenaga kerja, melemahnya jumlah konsumen, serta menyulitkan perusahaan dalam merekrut pegawai baru.

Berbagai kebijakan telah digulirkan pemerintah demi meningkatkan angka kelahiran, tetapi banyak di antaranya belum menunjukkan hasil yang efektif. Terbaru, pemerintah mencoba pendekatan baru dengan menawarkan dukungan ekonomi bagi pasangan muda yang ingin memiliki anak.

"Kita pahami penurunan angka kelahiran ini terus berlanjut karena banyak masyarakat yang ingin membesarkan anak tapi tak mampu memenuhi keinginan," ujar Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi dalam konferensi pers yang digelar pada Senin, 13 April 2025, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Menurut Hayashi, generasi muda Jepang kini cenderung menunda pernikahan dan memiliki anak. Penyebabnya beragam, mulai dari ketidakpastian dalam pekerjaan hingga pergeseran nilai-nilai sosial yang tidak lagi menekankan pentingnya pernikahan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan finansial, tapi juga berusaha meningkatkan pendapatan kaum muda. 

"Kami akan menggalakkan langkah-langkah komprehensif untuk mewujudkan masyarakat di mana setiap orang yang ingin punya anak akan bisa punya anak dan membesarkan mereka dengan pikiran yang tenang," tuturnya.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

PROPERTI
Pasar Modern Paramount Petals Hadirkan Pengalaman Belanja yang Nyaman

Pasar Modern Paramount Petals Hadirkan Pengalaman Belanja yang Nyaman

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Paramount Petals menghadirkan pengalaman baru dalam berbelanja yang lebih praktis, nyaman, dan menyenangkan.

NASIONAL
Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Harga Pertalite Diprediksi Naik Jadi Rp11.500 per Liter, Ini Hitungan Beban APBN

Jumat, 27 Maret 2026 | 19:02

Harga BBM subsidi jenis Pertalite diperkirakan berpotensi naik menjadi Rp11.500 per liter. Proyeksi itu muncul di tengah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill