Connect With Us

Ketua PN Tangerang Akui Terima Dari Gayus

Denny Bagus Irawan | Senin, 19 April 2010 | 07:43

Gayus Tambunan, saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta (dens / dira)


TANGERANGNEWS-Majelis hakim yang menyidangkan perkara Gayus Tambunan, akan menjalani pemeriksaan. Bahkan Ketua Pengadilan Negeri Tangerang Muktadi Asnun mengaku kecipratan uang Rp 50 juta. Terkait hal tersebut, Mahkamah Agung (MA) akan segera menindaknya. 
 
“Kita akan tindak lanjuti. Pasti akan ada tindakan kalau memang menerima,” kata juru bicara MA Hatta Ali, Jumat (16/4).
 
MA juga segera meminta klarifikasi kepada Komisi Yudisial (KY) tentang pengakuan itu karena MA baru mengetahui soal uang itu. “Nanti kita minta dari KY. Kalau ada bukti akan ada tindakan,” tutupnya.
 
Pada Maret lalu, MA sudah memeriksa hakim PN Tangerang yang menangani perkara Gayus Tambunan. Hasilnya, tidak ada unsur penyuapan dalam vonis bebas Gayus.
 

 

 
Terpisah, Satgas Pemberantasan Mafia Hukum meminta agar proses pidana dilakukan pada hakim yang mengaku menerima Rp 50 juta dari Gayus Tambunan. Hukuman bukan hanya sebatas kode etik.
 
“Kalau ada bukti menerima uang, seperti yang dikatakan KY, itu tindak pidana,” kata anggota Satgas, Mas Achmad Sentosa.
 
Dia menjelaskan, sesuai aturan tentu bukan hanya hukuman internal yaitu kode etik yang mesti dijalankan. Sebagai penegak hukum tentu sang hakim tahu bahwa perbuatan itu salah. “Kalau terima uang itu pidana suap. Tapi tentu harus dilengkapi bukti,” ujarnya.
 
Sebelumnya Komisi Yudisial (KY) telah meminta keterangan dari Ketua PN Tangerang sekaligus ketua majelis hakim kasus Gayus Tambunan, Muktadi Asnun. Hasilnya, Asnun mengaku kecipratan uang dari Gayus Rp 50 juta.
 
“Kami katakan sudah dapat info dari Mabes Polri. Ketua PN mengaku menerima Rp 50 juta. Uang itu katanya untuk sendiri,” kata Ketua KY Busyro Muqoddas.Meski telah mengakui itu, isu yang beredar menyebutkan Asnun mendapat Rp500 juta.Bahkan selain Asnun beredar isu yang mendapatkan itu tidak hanya Asnun tetapi dua majelis hakim lainnya beserta panitera. (dira)

 

PROPERTI
Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Stasiun Jatake Bakal Makin Dongkrak Nilai Properti di BSD City

Kamis, 29 Januari 2026 | 23:09

Sinar Mas Land (SML) kembali memperkuat posisinya sebagai pengembang kota mandiri dengan meresmikan Stasiun Kereta Api Jatake di BSD City, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa 28 Januari 2026, kemarin.

TOKOH
Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Innalillahi, Istri Pesulap Merah Marcel Radhival Meninggal Dunia

Selasa, 27 Januari 2026 | 15:05

Kabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.

HIBURAN
Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Rekayasa Lalu Lintas Jalan Kawasan Pintu Air 10, Jadi Tempat Syuting Film Teranyar Lisa Blackpink dan Ma Dong-seok

Kamis, 29 Januari 2026 | 07:43

Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan rekayasa lalu lintas selama beberapa hari ke depan seiring dengan penggunaan lokasi tersebut sebagai salah satu titik syuting film internasional terbaru yang dibintangi Lisa BLACKPINK

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill