Connect With Us

7 Pejabat & Segepok Uang dari PN Tangerang Diamankan KPK

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 Maret 2018 | 05:00

Pengadilan Negeri Tangerang. (@TangerangNews 2018 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Tujuh pejabat Pengadilan Negeri (PN) Tangerang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Senin (12/3/2018) malam. Mereka diamankan karena diduga telah menerima suap terkait dengan perkara perdata yang sedang berjalan. Hal itu membuka tabir keterangan sebelumnya, jika hanya ada satu pejabat saja yang terkena OTT.

Baca Juga :


 

"Sejak sore menjelang Magrib tadi,  telah diamankan sekitar tujuh orang dan dibawa ke KPK untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah. Febri menjelaskan, tujuh orang yang diamankan KPK adalah para pejabat di lingkungan PN Tangerang, Senin (12/3/2018) malam.

 



Dalam proses OTT tersebut, KPK yang berkoordinasi dengan Badan Pengawas Mahkamah Agung ini turut mengamankan sejumlah uang. "Tujuh pejabat tersebut unsurnya hakim, panitera, ph dan swasta. Ada sejumlah uang serta berkas-berkas penting lainnya diamankan," ucapnya. Menurut Febri, seluruhnya di gelandang ke KPK lantaran terindikasi telah melakukan transaksi dengan perkara perdata.

 "Ada kegiatan tim di lapangan terkait dengan penegak hukum di PN Tangerang. Mereka diduga melakukan transaksional terkait dengan perkara perdata yang sedang berjalan di PN Tangerang," tuturnya. (DBI)

TEKNO
Cek Beragam Promo Internet Telkomsel Agar WFH Makin Hemat di Jakarta dan Banten

Cek Beragam Promo Internet Telkomsel Agar WFH Makin Hemat di Jakarta dan Banten

Selasa, 21 April 2026 | 21:43

Mendukung kebijakan Work From Home (WFH) yang diterapkan pemerintah di wilayah Jabotabek, Telkomsel menghadirkan beragam solusi konektivitas digital yang andal dan terjangkau.

NASIONAL
Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Diusulkan Naik, Pemerintah Hitung Ulang Harga Eceran Tertinggi Minyakita

Kamis, 23 April 2026 | 09:24

Rencana penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita mulai dibahas pemerintah. Saat ini, HET masih berada di angka Rp15.700 per liter dan belum mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill