Connect With Us

Ketua PN Tangerang Akan Diperiksa Polisi

| Selasa, 27 April 2010 | 20:02

Pengadilan Negeri Tangerang (dens / dira)

 

TANGERANGNEWS-Hakim Muhtadi Asnun dan panitera I, yang menangani perkara Gayus Tambunan di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, diperiksa polisi.
 
"Penyidik akan memeriksa mereka pada Rabu (28/4). Jam berapa akan diperiksa, saya belum tahu pasti. Pokoknya, besok mereka akan diperiksa," ujar Wakil Kepala Divisi Humas Polri Kombes Zainuri Lubis, Selasa (27/4).
 
Zainuri tidak menyebutkan identitas hakim dan panitera itu. "Saya belum dapat info namanya," ujarnya. Sebelumnya, Komisi Yudisial (KY) menemukan seorang hakim kasus Gayus bernama MA yang diduga menerima uang Rp50 juta sebelum vonis bebas terhadap Gayus dijatuhkan.
 
Lembaga yang mengawasi perilaku hakim ini belum menemukan keterlibatan hakim lain yang diduga menerima aliran dana dari Gayus. Diduga, praktik suap ini melibatkan seorang panitera bernama I yang berperan sebagai perantara antara Gayus dengan hakim itu.
 
Walau sudah ada indikasi menerima uang, namun mereka akan diperiksa sebagai saksi. Untuk memeriksa hakim dan panitera itu, Polri telah bekerja sama dengan Mahkamah Agung (MA).
 
Polri juga telah memeriksa empat jaksa yang menangani kasus Gayus sebagai saksi. Hingga kini, Polri belum menemukan aliran dana ke para jaksa.  Empat jaksa itu adalah Cyrus Sinaga yang merupakan jaksa peneliti berkas pencucian uang Rp25 milir milik Gayus Tambunan, staf Ditjen Pajak. Sedangkan tiga jaksa lainnya adalah jaksa peneliti yakni Fadil Regan, Ika Kurnia dan Eka Safitri. (dira)
 

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TEKNO
Terapkan Verifikasi Usia, Roblox Hapus Fitur Chat untuk Pengguna Anak di Indonesia

Terapkan Verifikasi Usia, Roblox Hapus Fitur Chat untuk Pengguna Anak di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026 | 08:52

Platform gim sandbox Roblox menerapkan sistem verifikasi usia bagi penggunanya di Indonesia. Hal ini lantaran menyesuaikan dengan PP Nomor 17 Tahun 2025 yang mengatur tata kelola sistem elektronik dalam pelindungan anak.

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill