Connect With Us

Jadi Menko, Airlangga Dinilai Bisa Koordinasikan Menteri Ekonomi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 Oktober 2019 | 19:21

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartanto. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Politisi yang juga Ketua Umum Golkar Airlangga Hartanto dipilih lagi oleh Presiden Joko Widodo sebagai menteri di Kabinet Kerja jilid II. Sebelumnya Airlangga menjadi Menteri Perindustrian, sedangkan saat ini ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Perekonomian.

Selain Airlangga, dua nama dari Golkar lain masuk cabinet, yaitu Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Menteri Perindustrian dan Zainudin Amali yang dipercaya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga.  

Agus diyakini akan mampu melanjutkan program Airlangga di Kemenperin, yang berhasil mendorong sektor industri terap tumbuh meski terjadi perlambatan ekonomi global. Adapun Zainudin Amali diyakini mampu membuat terobosan di bidang olahraga.

Direktur Indonesia Public Institute Karyono Wibowo mengatakan, terpilihnya Airlangga untuk kedua kali ini, dibarengi dengan penunjukan dua politisi Golkar lain sebagai menteri, lantaran Presiden Jokowi masih manuruh kepercayaan terhadap Ketua Umum Partai Golkar itu.

"Seperti yang disampaikan kemarin, Pak Jokowi masih memberikan kepercayaan ke Airlangga. Ini menjadi indikator bahwa Pak Jokowi menghendaki kalau Ailangga masih menjadi Ketua Umum Golkar," ujar Karyono , dalam siaran pers kepada TangerangNews.com, Rabu (23/10).  

Baca Juga :

 

Terlebih lagi, jabatan Airlangga ditingkatkan menjadi koordinator menteri di bidang ekonomi. Presiden Jokowi menaruh harapan agar Airlangga menunjukan kinerjanya dengan lebih baik lagi. Juga, mengkoordinir agar menteri ekonomi bisa bekerja lebih cepat lebih baik lagi.

"Tentunya menaruh harapan ke Golkar, pertama agar Golkar menunjukan kinerjanya yang baik sesuai dengan harapan di kabinet jilid II ini. Kedua, tentunya agar Golkar istiqomah mendukung Jokowi, " katanya.

Dia berharap menteri yang sudah dilantik itu bisa bekerja secara profesional. Hal lain, penting membangun kepercayaan hukum. Karena itu, menteri yang sekarang harus menghindari korupsi. Profesional, bekerja dan menjukan kemampuanya, berjuang untuk rakyat.

Ekonom sekaligus aktivis Salamudin Daeng mengatakan, Airlangga harus bisa mengkoordinasikan pejabat lain  yang posisinya strategis seperti Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
Masuk 125 Event Terbaik KEN 2026, Festival Cisadane Didorong Tembus 10 Besar Wisata Nasional

Masuk 125 Event Terbaik KEN 2026, Festival Cisadane Didorong Tembus 10 Besar Wisata Nasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 11:02

Festival Cisadane 2026 resmi mencetak sejarah baru dengan menembus jajaran pariwisata nasional. Event tahunan kebanggaan Kota Tangerang ini, sukses ditetapkan sebagai salah satu dari 125 Event Terbaik dalam ajang Karisma Event Nusantara (KEN) 2026

TANGSEL
7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

7 Orang Jadi Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI AD hingga Tewas di Tangerang

Rabu, 22 Juli 2026 | 17:58

Pihak kepolisian telah menetapkan sebanyak 7 tersangka yang diduga terlibat dalam pengeroyokan seorang anggota TNI Angkaran Darat (AD) hingga tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya depan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kelapa Dua

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill