Connect With Us

Netizen Diciduk Polisi Gegara Unggah Guyonan Gus Dur, Begini Respon Alissa

Redaksi | Kamis, 18 Juni 2020 | 19:41

Alissa Wahid. (@TangerangNews / Mohammad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Seorang warganet (netizen) Ismail Ahmad harus berurusan dengan polisi usai menggunggah kelakar Presiden Keempat Abdurahman Wahid alias Gus Dur soal polisi. Hingga akhirnya Ismail membuat permintaan maaf di Polres Kepulauan Sula kemarin (16/6/2020).

Awalnya Ismail Ahmad pemilik akun Mail Sulla memposting kelakar Gus Dur bahwa ada tiga polisi yang jujur di Indonesia: patung polisi, polisi tidur dan Jenderal Hoegeng pada Jumat (12/6/2020). Postingan itu ternyata membuat pihak tertentu tersinggung. Yang akhirnya Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara mencari Ismail.

Setelah ditemukan, Ismail diminta untuk meminta maaf. Bahkan, ada rencana menjerat hukum terhadap Ismail. Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Adib Rojikan membantah bila Polda Maluku Utara akan memproses hukum Ismail. 

"Iya betul (diperiksa). Namun Polres Kepsul hanya mengedukasi supaya lebih bijak dalam menggunakan media sosial,” kata Adip dilansir dari JPPN.Com, Kamis (18/6/2020). 

Adip menerangkan, Ismail terpaksa diamankan dan diberikan edukasi serta menyampaikan permohonan maaf agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

Peristiwa itu direspon putri Gus Dur, Alissa Wahid. Melalui akun Twitternya, @AlissaWahid, Alissa protes lantaran dalam pemberitaan salah satu media disebutkan bahwa Ismail diciduk aparat lantaran memposting ulang guyonan Gus Dur yang populer di masyarakat soal polisi.

"Joke ini yang dipersoalkan pak Polisi? Wee....." cuit @AlissaWahid, Rabu (17/6/2020).

Dalam postingan itu, Alissa juga menyertakan guyonan Gus Dur yang dipersoalkan polisi setelah diposting ulang oleh Ismail.

Kelakar Gus Dur yakni "Polisi yang baik itu cuma tiga; Pak Hoegeng almarhum bekas Kapolri, Patung Polisi, dan Polisi Tidur".

Pada postingan berikutnya, Alissa mengingatkan jajaran Polri pada keteladanan yang ditunjukkan Jenderal Tito Karnavian ketika menjadi pemimpin Korps Bhayangkara.

"Pak Polisi, ada teladan nih dari pemimpin anda semua, mantan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, sekarang Menteri Dalam Negeri," cuit Alissa sembari menyertakan foto kutipan pernyataan Tito merespons lawakan Gus Dur.

Pada postingan itu tertulis kalimat pernyataan Tito; "Almarhum (Gus Dur) sempat menyindir Polri, karena di Indonesia hanya ada 3 polisi jujur. Yang pertama, polisi tidur; kedua, patung polisi; terakhir, Polisi Hoegeng. Ucapan beliau itu menjadi cambukan bagi kami agar Polri sebagai institusi yang lebih baik."

Kalimat itu disampaikan Tito Karnavian selaku Kapolri periode 2016-2019 dalam testimoni Haul Gus Dur Ciganjur 2019. (RMI/RAC)

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill