Connect With Us

Ditemukan Limbah APD Berserakan di Sawah Bogor, Diduga Dibuang dari Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 3 Februari 2021 | 10:40

Petugas puskesmas saat menemukan limbah medis Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 berserakan di pematang sawah di kawasan Leuweung Gede, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Selasa (2/2/2021) sore. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebuah limbah medis Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 ditemukan berserakan di pematang sawah di kawasan Leuweung Gede, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Selasa (2/2/2021) sore. Pemerintah daerah setempat menduga APD tersebut berasal dari rumah sakit di Kabupaten Tangerang.

"Kalau Tenjo kan perbatasan dengan Tangerang, itu bisa aja dari mana kan, terus dibuang di jalan. Tapi kita belum tahu juga dari mana limbah itu berasal," katanya Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Dedi Syarif, seperti dilansir dari Suara Bogor, Rabu (3/2/2021).

Menurut dr. Dedi limbah medis tidak boleh dibuang sembarangan karena akan berampak pada lingkungan, sehingga harus ditangani secara khusus.

“Kita dari Dinkes baik Puskesmas, sudah bekerjasama dengan pihak ketiga untuk pembuangan sampah APD. Jadi tidak bisa dibuang sembarangan," tegasnya.

Sementara ketika ditemukan, limbah APD tersebut langsung segera dievakuasi oleh petugas puskesmas. Kasus ini pun ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Bogor yang bekerja sama dengan kepolisian untuk menyelidiki pelaku yang membuang APD tersebut.

Tumpukan limbah medis Alat Pelindung Diri (APD) COVID-19 di pematang sawah di kawasan Leuweung Gede, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor, Selasa (2/2/2021) sore.

"Polsek sedang menyelidiki siapa yang membuang. Mudah-mudahan bisa ketahuan siapa yang buang," tukas Camat Tenjo  Kurnia Indra.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi ketika dikonfirmasi perihal limbah APD tersebut mengaku tidak tahu menahu. Menurutnya limbah itu bisa berasal dari mana saja, termasuk dari Tangerang.

"Saya enggak tahu, soalnya bisa dari mana saja tuh. Bisa aja masker bisa masker biasa yang memang dibuang orang, biasa ke sampah tercecer di situ, bisa aja. Bisa aja dari kota Tangerang, atau bisa dari mana aja," ujar Hendra, Rabu (3/2/2021).

Kendati demikian, Hendra menegaskan bahwa seluruh puskemas dan rumah sakit di Kabupaten Tangerang dilarang membuat limbah APD disembarang tempat. Sebab, mereka sudah memiliki tempatnya sendiri. Proses pembuangannya pun dilakukan satu atau dua kali dalam seminggu. (RAZ/RAC)

HIBURAN
6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

6.700 Pelari Ramaikan Night Run Gading Serpong, Hidupkan Ekonomi Lokal dan Aksi Sosial 

Minggu, 11 Oktober 2026 | 10:14

Sebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill