Connect With Us

Lapak Limbah di Pasar Kemis Diamuk Si Jago Merah

Mohamad Romli | Kamis, 10 September 2020 | 19:57

Kebakaran menghanguskan lapak limbah di Jalan Merdeka Industri Cilongok, Pasar Kemis, Kamis (10/9/2020) malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan (lapak) penyimpanan sisa produksi industri (limbah) di Jalan Merdeka Industri Cilongok, Pasar Kemis, Kamis (10/2020) malam.

"Yang terbakar lapak limbah busa," ungkap Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Kosrudin dalam keterangan tertulisnya.

Pihaknya menerjunkan empat unit armada pemadam kebakaran. Petugas masih berjibaku menjinakkan si jago merah tersebut.

Kebakaran menghanguskan lapak limbah di Jalan Industri Cilongok, Pasar Kemis, Kamis (10/9/2020) malam.

"Sampai saat ini msh dilakukan pemadaman," kata dia.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Dalam rekaman video amatir yang diterima TangerangNews, api tampak berkobar melahap benda-benda yang mudah terbakar tersebut. (RMI/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Kebakaran menghanguskan lapak limbah di Jalan Industri Cilongok, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (10/9/2020) malam.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

KAB. TANGERANG
Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Belum Punya Alat Rekam Jantung, Kemenkes Bakal Salurkan ke 44 Puskesmas Tangerang

Jumat, 6 Februari 2026 | 21:12

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) berencana memberikan bantuan berupa Elektrokardiogram (EKG), sebuah alat yang merekam aktivitas jantung guna mendeteksi gangguan kardiovaskular.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill