Connect With Us

Saingi Kampung Tangguh Tangerang, Lombok Buat Kampung Sehat Lawan COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 12 Maret 2021 | 13:10

Kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah daerah di Indonesia berlomba-lomba membuat program untuk melawan penyebaran COVID-19.

 

Kota Tangerang telah membuat Kampung Tangguh Jaya Siaga Corona (Si Gacor). Tak mau kalah, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pun membuat Kampung Sehat.

 

Program yang diinisasi Polda NTB yang bekerja sama dengan TNI dan pemerintah daerah setempat ini, berhasil menekan angka penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut.

 

"Program kampung sehat ini untuk memastikan wilayah Lombok Barat tetap berada di zona hijau COVID-19," ujar Kapolres Lombok Barat melalui Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, Jumat (12/3/2021).

 

Adapun upaya-upaya menyukseskan program tersebut, Polres Lombok Barat kini tengah  melakukan tracing untuk mencari tahu penyebab kasus penularan COVID-19 lebih mendalam. Tracing ini nantinya mempengaruhi kegiatan pencegahan lainnya.

 

"Tracking untuk mendapat data yang akurat, sehingga dapat menentukan langkah-lakngkah pencegahan yang dilakukan dengan sinergi Tiga Pilar," jelas Kadek.

 

Menurut Kadek tracing dilakukan karena wilayah hukumnya, Sekotong, sempat berada di zona kuning. Penyebabnya dipengaruhi beberapa faktor.

 

"Contoh, seperti kasus COVID-19 di Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong. Ternyata terkonfirmasi positif setelah ada kontak di Pulau Jawa," ujarnya.

Warga Sekotong lainnya pun hanya ber-KTP Sekotong, tapi tidak tinggal atau menjadi warga di sana.

 

"Salah satu warga sekotong terkonfirmasi positif, ternyata yang bersangkutan hanya ber-KTP Sekotong, namun berdomisili dan terkonfirmasi di Narmada," ungkap Kadek.

 

Walau demikian, pihaknya menegaskan bahwa tidak akan underestimate atau meremehkan perkembangan COVID-19 di wilayah hukumnya.

 

"Kami tidak ingin kecolongan, tiga pilar dari tingkat kecamatan hingga desa sepakat, melalui Lomba Kampung Sehat 2 dan Program PPKM (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, red) Skala Mikro, kegiatan pencegahan dan penanganan tetap dikebut," jelasnya.

 

Selain itu, lanjutnya, pihaknya juga terus mengoptimalkan Operasi Yustisi dan sosialisasi dalam mempedomani 5M, 3T, dan 1V.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill