Connect With Us

Begini Upaya Sukseskan Kampung Sehat 2 di NTB

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 Maret 2021 | 22:42

Kampung Sehat 2 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini tengah gencar menjalankan program Kampung Sehat 2 yang diinisiasi Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal.

 

Sejumlah kegiatan yang dilakukan mulai dari sosialisasi hingga penerapan protokol kesehatan secara ketat ke kampung-kampung hingga tempat wisata.

 

Kabupaten Lobak Barat misalnya, salah satu daerah di NTB, terus mengedukasi masyarakat soal vaksinasi COVID-19.

Kepala Desa Narmada, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat Subayanto mengatakan berkat upaya tersebut, warga yang awalnya takut dengan vaksin kini mulai melek. Mereka pun sudah mulai menunggu kapan giliran untuk disuntik vaksin.

 

"Karena melihat di beberapa media banyak orang yang divaksin termasuk pejabat, membuat kami ingin mencoba. Bahkan beberapa warga menanyakan dirinya kapan divaksin," jelas Subayanto, Kamis (18/3/2021).

 

Setelah divaksin pada Sabtu (6/3/2021) lalu, Subayanto mengaku sempat mengalami ngantuk dan lapar beberapa jam. Namun di samping itu, dia menilai vaksin Sinovac tidak membawa efek negatif lainnya dan tidak berbahaya. Bahkan, setelah disuntik vaksin dia merasa lebih percaya diri.

 

Di Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kepolisian Sektor setempat rutin membagikan masker gratis untuk masyarakat. Masker yang dibagikan kepada warga tersebut bersumber dari bantuan Muspika Lingsar, puskesmas, dan bantuan pihak ketiga.

“Ada 1.000 masker gratis untuk masyarakat setempat. Ini bertujuan untuk memutus rantai penyebaran COVID-19 sekaligus menyukseskan misi Program Kampung Sehat 2,” ujar Kapolsek Lingsar Dewi Komalasari.

Intervensi Program Kampung Sehat 2 juga menyasar ke tempat wisata salah satunya Pantai Sengigi yang menjadi barometer pariwisata di Pulau Lombok. Sebagai wujud dukungan bagi kesuksesan program tersebut, selain penerapan protokol kesehatan, sejumlah spanduk dan banner sosialsiasi pun dipasang.

 

Kapolsek Senggigi Kompol Bowo Tri Handoko mengatakan adanya pandemi COVID-19 turut berimbas pada sektor pariwisata. Yang juga berbanding lurus dengan pendapatan asli daerah (PAD).

 

"Tidak dipungkiri bahwa sektor pariwisata yang paling terpukul dan merasakan dampaknya,” jelasnnya.

 

Karena itu, penerapann Lomba Kampung Sehat dinilai sebagai solsi terbaik, untuk mengembalikan geliat pariwisata di Senggigi. Artinya, dengan adanya jaminan intervensi Kampung Sehat yang mensyaratkan kepatuhan terhadap prokes, maka para wisatawan akan merasa aman dan nyaman berwisata.

 

"Dengan wisata yang aman dan sehat menjadi modal kita, menarik minat wisatawan berkunjung ke Senggigi lagi,” jelasnya Bowo.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

KOTA TANGERANG
Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa

Belum Ada Temuan Kasus Superflu di Kota Tangerang, Ini Bedanya dengan Flu Biasa

Selasa, 13 Januari 2026 | 11:18

Hingga pertengahan Januari 2026 belum ditemukan kasus virus superflu di wilayah Kota Tangerang.

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Ini Jadwal dan Mata Pelajaran yang Diujikan Pada TKA SD dan SMP 2026

Senin, 5 Januari 2026 | 11:12

Tes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill