Connect With Us

Soroti Kasus ‘Babi Ngepet’, GP Ansor Mengaku Prihatin & Terusik

Redaksi | Kamis, 29 April 2021 | 16:55

Bendahara GP Ansor Kota Depok, Ahmad Iyan Ardiansyah. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Viralnya pemberitaan ‘babi ngepet’ di Sawangan Kota Depok rupanya membuat GP Ansor Kota Depok terusik. 

GP Ansor pun turut berupaya agar tidak mudah percaya dengan berita yang belum jelas kebenarannya. 

“Allhamdulillah, saat ini sudah clear, pihak Kepolisian sudah menangkap pelaku. Kami sangat prihatin sebenarnya, sebaiknya kan seorang ustaz mengajarkan tetang kebaikan, bukan justru sebaliknya,” jelas Bendahara GP Ansor Kota Depok, Ahmad Iyan Ardiansyah kepada wartawan.

Iyan mengutip perkataan filosuf Islam Ibn Rusyd. "Jika ingin menguasai orang bodoh, maka bungkus ke batilan dengan kedok Agama". 

Kedepan, Iyan mengatakan, masyarakat harus lebih selektif dalam menerima informasi. 

“Jangan mudah percaya jika belum terbukti kebenarannya. Karena berita bohong ketika tersebar akan menjadi fitnah, karenanya Islam mengajarkan, bahwa fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan,” pungkasnya.

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

PROPERTI
Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Peritel Makin Selektif Pilih Lokasi Usaha, Summarecon Serpong Perkuat Ekosistem Kawasan

Kamis, 30 Juli 2026 | 19:54

Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill