Connect With Us

VIDEO : Babi yang Bikin Heboh di Perbatasan Tangerang Selatan Akhirnya Dipotong Masyarakat 

Redaksi | Rabu, 28 April 2021 | 13:41

Kepala babi ngepet yang tertangkap warga di Kebun milik Suratiyo di Kampung Bedahan RT 02/04 dipotong warga, Rabu (28/4/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat di perbatasan Tangerang Selatan akhirnya memotong babi yang heboh diduga babi ngepet. 

Ya, warga di Sawangan, Depok, memang sedang heboh dengan temuan babi yang ditangkap karena diduga jadi-jadian atau memiliki ilmu mistis.  Banyak warga datang untuk melihat hewan tersebut sehingga menimbulkan kerumunan.

"Karena kalau kagak dieksekusi dari sekarang, itu mengakibatkan kerumunan (warga) semakin banyak. Karena sekarang kita lagi pencegahan COVID-19, makanya kita cepat-cepat dari RT, dari RW, mengatakan harus dieksekusi secepatnya (babi itu) supaya tidak ada kerumunan banyak-banyak. (Babi ini dipotong hasil musyawarah) RT, RW sampai kepolisian, sampai kelurahan," ujar Suhanda, di RT 2 RW 4 Bedahan, Sawangan, Depok.

Baca Juga :

Diduga babi ngepet, warga tangkap ramai-ramai pada Selasa (27/4/2021) pukul 09.00 WIB di perbatasan Tangerang Selatan yakni Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok. Babi tersebut dilaporkan ditemukan di Kebun milik Suratiyo di Kampung Bedahan RT 02/04.

Kondisi babi saat di tangkap,jenis babi hutan, berwarna hitam, sebesar anjing dewasa, memakai kalung kayu berwarna hitam berbentuk tasbeh dan memakai ikat dikepala berwarna merah. Yang kemudia belakangan babi disebut warga mengecil. “Warga yang menangkap Babi itu dengan cara bugil atau telanjang yakni sekitar lima orang,” kata Iyan Herdiansyah warga setempat. 

Kronologis penangkapannya, yakni sekitar Maret 2021 lalu, warga di lingkungan RW 04 banyak yang kehilangan uang dan kejadiannya setiap malam Selasa dan malam Sabtu.

Sebulan lalu warga melihat babi dan di tangkap selalu hilang. Kemudian tokoh masyarakat atau tokoh Agama di sekitar melakukan pertemuan dan berupaya untuk menangkap dengan cara melakukan wirid. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom)

KAB. TANGERANG
Belum Setahun Gerbang Puspemkab Tangerang Sudah Mengelupas, DTRB Sebut Karena Cuaca Panas Ekstrem

Belum Setahun Gerbang Puspemkab Tangerang Sudah Mengelupas, DTRB Sebut Karena Cuaca Panas Ekstrem

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:29

Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang memastikan bagian gerbang Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang yang mengalami pengelupasan pada permukaan akan segera ditangani.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill