Connect With Us

Ini Kronologi Pengungkapan Kasus Daging Sapi Dioplos Babi di Tangerang 

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 18 Mei 2020 | 17:08

Dua pelaku saat memperlihatkan barang bukti daging sapi dioplos daging babi di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (18/5/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com–Satreskrim Polres Metro Tangerang mengungkap kasus penjualan daging sapi dioplos daging babi di Pasar Bengkok, Pinang, Kota Tangerang. 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota AKBP Burhanudin menjelaskan ihwal kronologi pengungkapan kasus ini.

Dia mengatakan pengungkapan atas hasil pemeriksaan mendadak yang dilakukan Tim Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang di Pasar Bengkok, Pasar Anyar, dan Pasar Malabar. 

"Kasusnya diungkap pada Sabtu kemarin. Ternyata di Pasar Bengkok ada penjual daging sapi oplosan," ujarnya dalam jumpa pers di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (18/5/2020).

Saat sidak itu, tim mengambil sejumlah daging sebagai sample untuk diperiksa di laboratorium. Ternyata, hasilnya terdapat oplosan daging sapi dengan daging babi. Temuan daging oplosan ini dijual pelaku AD di sebuah kios di Pasar Bengkok.

Baca Juga :

"Dalam waktu lima menit, hasil cek cepat keluar hasil ternyata daging itu positif unsur babi dan mengandung formalin," ungkapnya. 

Polisi lalu mengamankan pelaku AD sebagai penjual daging oplos. Kemudian, polisi juga mengamankan pelaku RT selaku penyuplai daging babi dari Palembang kepada AD. Kedua pelaku berdomisili di Banten. Barang bukti kasus ini 500 kilogram daging oplos. 

Kepala DKP Kota Tangerang Abduh Surahman menambahkan sidak pengungkapan kasus ini merupakan pengawasan rutin yang dilakukan setiap tiga bulan sekali. 

"Jadi, pertama barang buktinya kami bawa ke kantor ternyata ada satu positif. Besoknya dicek di laboratorium Provinsi Banten agar hasilnya secara hukum bisa di pertanggungjawabkan. Ternyata positif juga," jelasnya. 

Temuan tersebut langsung dikoordinasikan tim DKP kepada Polres Metro Tangerang Kota. Polisi pun menindaklanjuti temuan ini hingga akhirnya kedua tersangka berhasil diamankan. 

Abduh memastikan pasokan daging sapi yang kini beredar di pasaran dalam menjelang Hari Raya Idul Fitri 2020 ini aman dikonsumsi. Sehingga, masyarakat tidak perlu khwatir. 

"Tapi tetap mengimbau agar berhati-hati dalam membeli daging. Jadi, masyarakat harus cermat ketika membeli daging sapi asli," pungkasnya. (RMI/RAC)

WISATA
Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan

Senin, 27 April 2026 | 07:36

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.

NASIONAL
Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Mahasiswa Gelar Demo di Tiga Titik Hari Ini, Polisi Turunkan Ribuan Personel Pengamanan

Senin, 4 Mei 2026 | 11:52

Massa mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Senin, 4 Mei 2026, siang.

KAB. TANGERANG
WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

WFH ASN Kabupaten Tangerang Belum Berdampak Signifikan pada APBD

Senin, 4 Mei 2026 | 19:33

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Muhammad Hidayat menyebut Work From Home (WFH) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya tidak begitu memberikan dampak pada efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

BANTEN
Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Gubernur Banten Bakal Sikat Praktik Percaloan Tenaga Kerja, Warga Diminta Berani Melapor

Senin, 4 Mei 2026 | 10:17

Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen menyelesaikan persoalan percaloan rekrutmen tenaga kerja. Ia berjanji menindak tegas praktik tersebut karena sudah menjadi janji kepemimpinannya sebagai orang nomor satu di Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill