Connect With Us

Airlangga Hartarto Minta Kader Golkar Ikut Partisipasi Tanggulangi COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 27 Juni 2021 | 15:34

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartarto. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta seluruh kader Partai Golkar, untuk ikut berpartisipasi menanggulangi pandemi COVID-19 yang masih melanda Tanah Air.

"Kita harus ikut berkontribusi dalam menangani pandemi COVID-19 ini, baik dari sisi kesehatan maupun pemulihan ekonomi," kata Airlangga Hartarto dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di Padang, Jumat 26 Juni 2021.

Airlangga yang ditugaskan secara khusus oleh Presiden Joko Widodo sebagai ketua tim Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN), meminta seluruh kader Golkar berperan aktif mendukung dan menyukseskan program pemerintah terkait pandemi.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Ia mengatakan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia mempertahankan keseimbangan antara penanggulangan pandemi sekaligus memulihkan ekonomi nasional yang terdampak.

Menurutnya strategi tersebut menunjukkan hasil yang relatif baik. Program vaksinasi sebagai "game changer" pemulihan ekonomi nasional juga terus digalakkan, dengan target vaksinasi sebanyak 81,5 juta penduduk untuk mencapai kekebalan kelompok 70 persen.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartarto.

“Oleh karena itu seluruh kader harus berkontribusi untuk menunjukkan empati serta keberpihakan, Partai Golkar pada rakyat dalam situasi sulit,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Airlangga juga memaparkan data pandemi COVID-19 per 24 Juni 2021, persentase kasus aktif di Indonesia tercatat 6,30 persen, lebih kecil dibandingkan rata-rata global 6,40 persen.

Sedangkan kondisi kesembuhan berada di angka 88,90 persen, yang terbilang masih di bawah angka global, 91,20 persen.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Salah satu bentuk kontribusi yang sudah dilakukan Partai Golkar di masa pandemi adalah menghadirkan "Yellow Clinic" sebagai pusat layanan kesehatan masyarakat di samping pelayanan kesehatan umum.

Yellow Clinic akan memberikan layanan PCR test bagi masyarakat dengan harga yang relatif rendah.

Sedangkan hasilnya akan diketahui secara lebih cepat dibanding layanan serupa secara umum. "Lembaga ini juga membantu pemerintah dalam menyukseskan program vaksinasi nasional," katanya.

Yellow clinic telah dibentuk di 70 titik yang tersebar di Pulau Jawa, Bali dan NTB. "Selanjutnya akan terus dikembangkan secara luas ke provinsi, serta kabupaten dan kota lain di Indonesia,” katanya.

Ia juga menekankan agar seluruh kader Partai Golkar menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

BANTEN
Polda Banten Siapkan Skema 4 Tahap Pengamanan May Day 2026

Polda Banten Siapkan Skema 4 Tahap Pengamanan May Day 2026

Selasa, 21 April 2026 | 21:14

Polda Banten menyiapkan skema pengamanan empat tahap dalam menghadapi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang melibatkan personel gabungan.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route di Bandara Soetta dan Embarkasi Terintegrasi di Kertajati

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route di Bandara Soetta dan Embarkasi Terintegrasi di Kertajati

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill