Connect With Us

Menko Airlangga Kampanye Makan Telur Ayam, Masuk Rekor Muri Jatinom, Klaten, 19 Juni 2021

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 19 Juni 2021 | 21:00

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan ke Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 18 Juni 2021. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah kembali melanjutkan kampanye makan telur ayam. Kali ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang didampingi oleh Menteri Perindustrian, Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar), dan Direksi Bank Bank Negara Indonesia melakukan kunjungan ke Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 18 Juni 2021.

Dalam kunjungan ini Menko Perekonomian menyerahkan telur ayam sebanyak 50.000 butir sebagai bagian dari kegiatan kampanye makan telur. Kegiatan ini dibukukan dalam Rekor MURI Indonesia dengan kategori penyerahan telur ayam secara massal. 

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan ke Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 18 Juni 2021.

Ayam dan telur merupakan salah satu solusi untuk persoalan kebutuhan gizi yang dapat meningkatkan imunitas tubuh terutama dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini,” ujar Airlangga dalam sambutannya.

Telur memiliki banyak manfaat untuk kesehatan yang sayang jika dilewatkan seperti zat gizi tinggi, serta memiliki protein berkualitas tinggi. Telur memang bukan hanya mudah diperoleh dan mudah diolah, tapi termasuk bahan makanan yang sarat akan nutrisi. Telur bahkan layak diklasifikasikan sebagai superfood atau makanan super karena kandungan zat gizinya.

	Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan penghargan sebagao simbol dalam kunjugan ke Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 18 Juni 2021.

Selain mengampanyekan makan telur, Airlangga menyampaikan pentingnya industri unggas bagi perekonomian Indonesia. “Saat ini, industri unggas rakyat memiliki kontribusi nyata bagi sektor perekonomian dengan menyerap tenaga kerja sekitar 2 juta orang,” ujar Airlangga.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus mengupayakan kesejahteraan peternak salah satunya melalui pengembangan korporasi perunggasan untuk meningkatkan kinerja industri unggas rakyat. Tantangan yang dialami oleh industri perunggasan menjadi perhatian pemerintah saat ini.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan ke Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 18 Juni 2021.

“Pemerintah akan mendorong industri perunggasan dan mendorong program-program percontohan. Berbagai tantangan di industri ini seperti fluktuasi harga jagung dan sistem peternakan harus segera diselesaikan,” kata Airlangga.

Pemerintah berharap adanya kampanye ini dapat meningkatkan konsumsi telur ayam di masyarakat yang tentunya akan mendukung pemulihan ekonomi Indonesia.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan ke Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Sabtu 18 Juni 2021.

Dalam kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga membagikan masker dan kendaraan sampah untuk warga Kelurahan Jatinom. Tak luput juga mengajak warga Jatinom untuk senantiasa tetap mematuhi protokol kesehatan. “Saya ingatkan, pakai masker itu megurangi risiko tertular Covid-19 sebesar 95%. Jadi disiplin adalah kuncinya,” tegas Airlangga. (RED/RAC)

KAB. TANGERANG
Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Komplotan Curanmor Todongkan Senpi saat Kepergok Beraksi di Curug

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:04

Beredar sebuah video yang memperlihatkan komplotan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) yang menodongkan senjata api (senpi) di sebuah toko baju di Jalan Raya STPI, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Jumat 9 Januari 2026 pukul 15.00 WIB.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

PROPERTI
Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Ini Alasan Gading Serpong Berkembang Pesat Jadi Pusat Bisnis Baru di Tangerang Raya

Jumat, 9 Januari 2026 | 18:47

Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill