80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Darurat Judi Online
Kamis, 14 Mei 2026 | 23:05
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TANGERANGNEWS.com-Juru bicara pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro mengungkapkan jumlah penduduk Indonesia saat ini yang sudah divaksinasi dan yang menggunakan masker.
Reisa menyebutkan sebanyak 80 juta orang Indonesia telah menjalani vaksinasi guna meningkatkan imun tubuh dalam menghadapi pandemi yang hingga saat ini masih terus mengintai.
"Lebih dari 80 juta orang sudah divaksinasi lengkap dan hampir 50 juta orang lainnya sudah mendapatkan dosis pertama," katanya dalam dialog virtual KPCPEN yang ditayangkan di akun youtube FMB9ID IKP, Rabu 10 November 2021, dilansir dari Antara.
Dikatakannya pula dari data penanganan satgas Covid-19, hingga saat ini lebih dari 90 persen warga Indonesia masih taat bermasker.
"Angka 90 persen lebih yang hingga ini masih tetap berdisiplin untuk menggunakan masker di tempat umum," tutur Reisa.
Menurutnya, angka tersebut menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya Covid-19 gelombang ketiga.
"Sikap kepahlawanan kita untuk tidak lengah untuk mengantisipasi ancaman gelombang ketiga dengan tetap berdisiplin prokes sambil menyadarkan diri sendiri dan orang di sekeliling kita," kata dia.
Selain menggunakan masker, Reisa juga mengimbau untuk terus menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
"Kebiasaan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik membantu mengatasi masuknya kuman di dalam tubuh kita," jelasnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat hampir 200 ribu anak telah terpapar judi online, termasuk sekitar 80 ribu anak yang masih berusia di bawah 10 tahun.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Bulan Mei menjadi momentum spesial bagi para pelajar, mulai dari menghadapi ujian akhir hingga merayakan kelulusan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews