Connect With Us

BIN Beberkan Ada Joki Karantina Gantikan Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 6 Januari 2022 | 22:18

Ilustrasi COVID-19 Karantina. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Intelijen Negara (BIN) membeberkan adanya kecurangan yang dilakukan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) ketika masuk ke wilayah Indonesia, dimana mereka menggunakan pemain pengganti atau joki saat wajib karantina.

"Dari hasil survailance di lapangan, perlu saya informasikan bahwa masih banyak faktanya pelanggaran yang menunjukkan masih tidak disiplin dan tidak tertib dalam melaksanakan karantina. Masih banyak pemain pengganti," kata Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan, di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, seeprti dilansir dari Sindonews, Kamis 6 Januari 2021.

Selain joki, pelanggaran lainnya yakni mereka yang dikarantina kerap berinteraksi dengan pihak luar. Bahkan, ada upaya untuk membujuk petugas agar para PPLN melakukan karantina secara mandiri di rumahnya masing-masing.

"Ada interaksi terjadi karena para penjual makanan, ojol (ojek online), maupun saudara atau teman-teman datang ke tempat karantina. Termasuk upaya untuk negosiasi membujuk para petugas bisa karantina mandiri di rumah," ujar Budi.

Budi memastikan, BIN juga ikut melakukan pengawasan di pintu masuk wilayah Indonesia, guna mencegah penyebaran varian baru Covid-19.

BANDARA
InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

InJourney Airports Sebut Petugas Kargo Curi Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta

Jumat, 15 Mei 2026 | 17:06

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill